Luar biasa, Sandiaga Uno Jadi Nama Jalan di Desa Wisata Senaru di Lombok Utara

0
1878

LOMBOK – Nama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno diabadikan sebagai nama jalan di Desa Wisata Senaru di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bukan tanpa alasan nama mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu dipilih sebagai nama jalan.

Sebab, Sandiaga memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap perkembangan desa wisata, khususnya bagi masyarakat di Desa Wisata Senaru. Hal tersebut terungkap saat Kemenparekraf mengadakan acara Perjalanan Wisata Pengenalan Destinasi Super Prioritas untuk Pasar Nusantara di Lombok yang berlangsung dari tanggal 17 hingga 18 Mei 2022.

Acara tersebut inisiasi dari Pemasaran Pariwisata Nusantara Area IV Direktorat Pemasaran Pariwisata Nusantara, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf.

Ketika dikonfirmasi kepada Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata NTB, Yusron Hadi, membenarkannya. Dia menjelaskan, Sandiaga Uno berhak diabadikan menjadi nama jalan oleh karena dedikasinya yang cukup besar dalam perkembangan desa wisata di NTB, khususnya Desa Wisata Senaru.

“Kita ketahui bersama bahwa Pak Sandiaga memiliki dedikasi yang sangat besar bagi kemajuan kepariwisataan di NTB, dalam hal ini utamanya desa wisata di Lombok, terkhusus Desa Wisata Senaru. Maka, kami kira hal yang wajar nama Beliau diabadikan menjadi nama jalan. Saya juga sudah dengar dari kawan kawan Desa Wisata,” kata Yusron, Kamis (19/5/2022).

Hal senada diungkapkan Pengelola Desa Wisata Senaru Munirah. Pria yang juga menjabat sebagai Manajer BUMDes itu
menjelaskan bahwa sosok Sandiaga sudah muncul kepeduliannya salah satunya adalah bagaimana Sandiaga Uno begitu antusias memberikan dukungan terhadap Desa Wisata Tetebatu yang menjadi wakil Indonesia dalam ajang Internasional Best Tourism Village yang digelar Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO). “Kita lihat bagaimana Beliau begitu memberikan dukungan, baik moril maupun materiil kepada Desa Wisata Tetebatu. Sangat luar biasa perhatian Beliau terhadap desa wisata. Dan semua kita tahu, Desa Wisata merupakan program unggulan mas Menteri. Ternyata beliau juga sangat perduli dengan Senaru, ” ujar pria yang selain dipanggil Munir juga biasa dipanggil Beko.

Tak hanya itu, dalam ajang MotoGP, Sandiaga juga memberikan penekanan penuh dalam hal pemberdayaan desa wisata, sehingga semakin dikenal oleh masyarakat internasional. “Ajang MotoGP menjadi momentum kebangkitan kepariwisataan NTB, khususnya Lombok, di mana desa wisata merupakan penopang yang sangat unik sebagai saya dukung bagi event tersebut. Kami desa Senaru pun kebagian berkahnya, ” papar Beko.

Oleh karenanya, Munir menilai hal yang wajar jika nama Sandiaga Uno diabadikan sebagai nama jalan di desa wisata di Lombok. “Tentu tidak berlebihan, mengingat Beliau memang memiliki dedikasi yang sangat besar dalam memajukan kepariwisataan di Lombok berbasis desa Wisata,” terang Beko.

Munir mengatakan, Desa Wisata Senaru tepatnya berada di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Jarak tempuh menuju Desa Wisata Senaru dari Kota Mataram adalah sekitar 96 kilometer (km) dengan waktu tempuh kurang-lebih 2,5 jam.
Desa Wisata Senaru menyimpan beragam keindahan alam. Ada beberapa air terjun indah yang bisa dikunjungi. Salah satunya adalah Air Terjun Sendang Gile.

Air Terjun Sendang Gile memiliki ketinggian 31 meter. Lokasinya ada di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Sumber air terjun ini pun berasal dari Gunung Rinjani. Ada pula air terjun lain, yakni Air Terjun Tiu Kelep dengan ketinggian 42 meter. Lokasi air terjun ini ada di tengah hamparan pepohonan.

Desa Wisata Senaru tidak hanya menawarkan keindahan alam. Desa ini juga kaya akan seni dan budaya. Ada Tari Cupak Gerantang yang menggambarkan sifat manusia. Tarian dibawakan oleh dua penari. Satu penari melambangkan sifat baik dan satunya jahat. Tarian lainnya adalah Tari Bisok Menik, yakni tari mencuci beras.
Wisatawan juga bisa menyaksikan Kampung Tradisional Senaru yang merupakan salah satu rumah adat paling tua di Lombok. Rumah adat itu terbuat dari atap rumbia, pagar bedek, dan beralas tanah liat.

Selain menyaksikan rumah adat, wisatawan juga bisa lebih dekat dengan keseharian masyarakat Kampung Tradisional Senaru yang masih serba tradisional.
Apabila ingin berkunjung ke Desa Wisata Senaru, sudah ada homestay dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk menginap. “Jadi silahkan datang dan beli paket kami. Kami akan sambut wisatawan dengan hospitality yang baik dan memuaskan,” ujarnya.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) juga telah menambah kelengkapan peralatan homestay.
Bantuan itu diserahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat berkunjung ke Desa Wisata Senaru, Kamis (4/11/2021).

“Saya sangat mengapresiasi apa yang telah dibuat oleh kawan-kawan Desa Wisata. Terus semangat mengembangkan pariwisata Indonesia terutama desa wisata. Karena pariwisata adalah cara cepat dan tepat untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kita harus terus kerja keras, kerja tuntas, kerja ikhlas, kerja cerdas,” tegas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno
(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here