Termasuk Serap KUR Tertinggi, Kementan Berharap Produktivitas Pertanian di Wajo Meningkat

0
59

JAKARTA – Kementerian Pertanian berharap pemanfaatan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Wajo, bisa berdampak positif pada peningkatan produktivitas.

Di Kabupaten Wajo, terdapat tiga penyumbang terbesar, yaitu Sektor Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan, yang merupakan terbesar menyerap KUR sampai dengan April 2021, yaitu sebesar Rp227,39 miliar atau 66,68 persen.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mengatakan penyerapan KUR akan mendukung aktivitas pertanian.

“Salah satu kendala yang kerap disampaikan petani dalam menjalankan usahanya adalah permodalan. Namun, masalah tersebut bisa diatasi dengan KUR,” katanya, Minggu (16/5/2021).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengutarakan hal serupa.

“KUR adalah solusi bagi usaha tani. Namun, kita tetap mengingatkan jika KUR adalah pinjaman yang artinya harus dikembalikan,” terangnya.

Namun, pengembalian KUR bisa dilakukan saat panen.

“KUR ini sangat tidak memberatkan. Selain pengembalian bisa dilakukan saat panen, bunganya juga kecil. Makanya kita mendorong petani dan pelaku usaha tani untuk memanfaatkan KUR,” katanya.

Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman, menilai pemanfaatan KUR sebagai sumber pembiayaan murah semakin banyak. Hal tersebut karena KUR mendapatkan subsidi bunga dari Pemerintah. Terlebih dalam masa pandemi Covid-19 saat ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here