Stok Pupuk Subsidi di Sumenep Aman, Petani Diminta Tidak Khawatir

0
32

SUMENEP – Para petani di Sumenep, Madura, diminta tidak mengkhawatirkan stok pupuk bersubsidi. Sebab, stok dijamin aman. Jaminan tersebut disampaikan langsung Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

Kementerian Pertanian memberikan apresiasi atas keterlibatan pemerintah daerah untuk menjamin pupuk bersubsidi.

“Dibutuhkan keterlibatan semua pihak untuk memantau pupuk bersubsidi. Utamanya dari pemerintah daerah. Kuota pupuk bersubsidi sangat terbatas, jadi kita harus kawal agar petani yang terdaftar di eRDKK bisa mendapatkannya,” tuturnya, Jumat (16/4/2021).

Sementara Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, menjelaskan jika distribusi pupuk bersubsidi dilakukan secara tertutup.

“Mekanisme distribusinya tetap mengacu pada eRDKK. Karena eRDKK berisi nama petani dan jumlah pupuk bersubsidi yang bisa didapatnya. Tentunya jumlahnya menyesuaikan kuota yang ada karena jumlahnya terbatas,” katanya.

Sarwo Edhy menjelaskan, penerima pupuk bersubsidi sendiri telah diatur dalam Permentan Nomor 49 Tahun 2020.

“Dalam Permentan tersebut disebutkan jika petani penerima pupuk bersubsidi harus memiliki KTP, punya lahan maksimal 2 hektare, tergabung dalam kelompok tani, dan telah menyusun eRDKK,” katanya.

Sedangkan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, menyampaikan stok pupuk bersubsidi aman bagi petani selama musim tanam, sehingga petani tidak perlu khawatir.

“Kami menjamin ketersedian pupuk bersubsidi kepada petani. Dengan catatan para petani itu sudah tergabung dalam kelompok tani (Poktan). Di mana otomatis, akan terdata dalam RDKK (Rencana Definitif Kelompok Tani),” kata Bupati Achmad Fauzi.

Petani dalam poktan itu, sambung dia, dipastikan akan mendapatkan kartu tani (Kartan) sebagai alat penebusan pupuk bersubsidi. Ini dilakukan untuk menghindari adanya penyelewengan oknum yang tidak bertanggung jawab dalam penebusan pupuk ini. Sehingga, bisa dinikmati oleh masyarakat yang memang berhak sebagai penerima.

“Dengan begitu, maka akan tepat guna, tepat waktu, tepat mutu, tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga dan tepat tempatnya,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here