Pupuk Bersubsidi di Klaten Disaluran Sesuai Rekomendasi

0
23

KLATEN – Agar produktivitas pertanian tetap terjaga, Pemerintah Kabupaten Klaten kan mendistribusikan pupuk bersubsidi berdasarkan rekomendasi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Dukungan diberikan Kementerian Pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan petani memang dituntut bisa meningkatkan produktivitas.

“Pemerintah akan selalu mengupayakan agar petani bisa meningkatkan produktivitas. Oleh karena itu, petani diberikan pupuk bersubsidi,” terang Mentan SYL, Senin (5/4/2021).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan pupuk bersubsidi tidak hanya diharapkan bisa berdampak pada peningkatan produktivitas.

“Tetapi juga meningkatkan produksi pangan dan komoditas pertanian, melindungi petani dari gejolak harga pupuk, mendorong penerapan pemupukan berimbang, juga memberikan jaminan ketersediaan pupuk,” katanya.

Sedangkan distribusi pupuk bersubsidi menggunakan prinsip 6T atau 6 Tepat.

“Prinsip distribusi pupuk subsidi yang diterapkan adalah 6T alias 6 Tepat, yaitu Tepat Jenis, Tepat Mutu, Tepat Jumlah, Tepat Tempat, Tepat Waktu, Tepat Harga, dan Tepat Sasaran,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Klaten, Widiyanti, mengakui distribusi pupuk subsidi menggunakan rekomendasi.

“Kita memang mengacu pada pedoman Balitbangtan, yaitu jumlah dosis per hektare menurun. Misalnya urea untuk padi 100-150 kg/ha, NPK 275 kg/ha. Kalau dulu dosisnyaurea subsidi mencapai 250 kg/ha, sekarang 150 kg/ha,” kata Widiyanti.

Meski demikian, lanjut Widiyanti, jika merasa belum tercukupi maka petani bisa memenuhi kekurangan kebutuhan dengan membeli pupuk nonsubsidi.

“Karena faktor kebiasaan, misalnya (petani) biasanya pakai 250 kg/ha ini cuma dapat 150 kg/ha bisa membeli pupuk nonsubsidi. Kan petani tidak menggunakan semua pupuk, tergantung tanaman dan kondisinya, misalnya kalau tanaman tembakau cukup pakai ZA,” katanya.

Berdasarkan data, untuk alokasi pupuk bersubsidi pada tahun 2021 di Kabupaten Klaten yaitu urea sebanyak 17.221 ton, SP36 sebanyak 253 ton, ZA 1.251 ton, NPK 11.020 ton, pupuk organik granul sebanyak 1.757 ton, dan pupuk organik cair sebanyak 11.020 ton.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here