Tingkatkan Kapasitas Pelaku Ekraf di Sleman, Kemenparekraf Gelar Bimtek Digital Marketing

0
32

SLEMAN – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Digital Marketing untuk pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Bimtek yang digelar di Hotel Grand Keisha Yogyakarta, Senin (5/4/2021) itu diikuti sekitar 100 orang peserta dari Kab. Sleman dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Muhammad Ricky Fauziyani menjelaskan, bimtek ini diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha ekonomi kreatif dalam memanfaatkan platform digital dalam mempromosikan produk-produk mereka. “Platform digital itu memiliki banyak manfaat bagi pelaku ekonomi kreatif untuk meningkatkan penjualan mereka. Nah, bimtek ini dilaksanakan untuk memaksimalkan potensi tersebut,” kata Ricky, Senin (5/4/2021).

Menurutnya, jika dioptimalkan sebaik mungkin, platform digital bisa menjadi ruang transaksi yang cukup besar untuk meningkatkan kapasitas penjualan produk kreatif yang dimiliki. Sebut saja Youtube misalnya. Platform video itu tersebut selain memberikan ruang promosi yang cukup detail, juga memberikan kontribusi positif bagi pemilik akun jika telah memiliki jumlah subsricber dalam jumlah tertentu.

“Sebagai aplikasi, Youtube tidak hanya sekadar media promosi digital, tetapi bisa menghasilkan pendapatan dengan syarat jumlah subscriber (pengikut) minimal 1.000. Tentu ini akan menjadi wadah menarik bagi pelaku ekraf untuk mempromosikan produk mereka,” tutur Ricky. Yang terpenting, Ricky melanjutkan, adalah mengemas tampilan sebuah produk dalam bentuk video dan foto menjadi karya yang menarik bagi konsumen.

“Pada titik inilah perlu keterampilan dan kreativitas khusus. Pada era teknologi 4.0, digital marketing adalah ujung tombak bagi dunia pemasaran. Tentu harus kreatif mengemasnya. Untuk mengembangkan potensi itu, kami mencoba mengeksplorasinya melalui kegiatan bimtek ini,” papar Ricky. Pada kesempatan itu, Ricky juga menyerahkan bantuan alat-alat kebersihan dari Kemenparekraf/Baparekraf kepada para peserta dan para pejabat kabupaten dan desa yang hadir.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengucapkan terima kasih kepada Kemenparektaf/Baparekraf atas terselenggaranya Bimtek Digital Marketing tersebut. “Kami mengapresasi kepada Direktur PSDM Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf yang telah menyelenggarakan kegiatan Bimtek Digital Marketing bagi pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Sleman dan sekitarnya. Saya juga ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan ini dengan antusias,” kata Kustini.

Mengingat pentingnya digital marketing bagi penjualan era kekinian, Kustini meminta kepada peserta untuk betul-betul menyerap segala hal informasi yang akan disampaikan oleh para narasumber. “Saya meminta para peserta mengikuti kegiatan bimtek ini dengan penuh kekhusyukan agar materi yang disampaikan narasumber tidak terlewat dan bisa dipahami dengan baik,” harap bupati.

Bupati melanjutkan, sebagai bagian dari Yogyakarta, Sleman memiliki produk kreatif yang tidak sedikit dan bisa dikembangkan semakin maksimal. “Nah, melalui pelatihan-pelatihan semacam ini kreativitas kita akan digali bagaimana mengembangkan dan memperkenalkan produk-produk kreatif kita, tak hanya kepada masyarakat Nusantara, tetapi juga masyarakat internasional. Marketing digital tak hanya terbatas di Indonesia, tetapi juga menembus batas ruang negara lain. Ini potensi yang harus terus dikembangkan dan digarap dengan serius,” ucap Kustini.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here