Pesisir Selatan Panen Padi untuk Jaga Ketahanan Pangan

0
36

SUMATERA BARAT – Kabupaten Pesisir Selatan memenuhi kecukupan pangan dengan melakukan panen padi, Senin (8/3/2021). Keberhasilan ini sekaligus membuat Pesisir Selatan mampu menjaga ketahanan pangan.

Panen yang memanfaatkan varietas Putiah Papanai tersebut, dilakukan Poktan Karakek Indah Bayang Pesisir Selatan, yang juga bagian dari kegiatan IPDMIP.

Berdasarkan hasil pengamatan, rata-rata tinggi tanaman 80-100 cm, jumlah anakan produktif 21.5, panjang Malai 25 cm, rata-rata jumlah gabah/malai 246, rata-rata Gabah Bernas 242, rata-rata gabah hampa 4, dengan Hasil Ubinan (2,5 x 2,5 m ) 5,6 kg 8,9 ton/Ha GKP, dan GKG 7.74 ton.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, dalam kondisi pandemi Covid-19 produktivitas harus tetap dijaga.

“Pertanian harus mampu memenuhi kebutuhan pangan seluruh masyarakat. Oleh karena itu, produksi pertanian tidak boleh berhenti,” katanya.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSMDP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan penyuluh memiliki andil besar dalam panen tersebut.

“Penyuluh sangat berperan dalam aktivitas panen. Produksi pertanian akan bisa tercapai jika penyuluh selalu mendampingi petani dan memberikan masukan ke petani akan produktivitas bisa digenjot,” katanya.

Petani di Pesisir Selatan sendiri memilih untuk memanfaatkan varietas lokal putih papanai karena varietas ini tidak disukai hama tikus.

Acara panen padi dihadiri Tim Kostrada Kabupaten Pesisir Selatan, Koordinator BPP Kecamatan Bayang, Penyuluh Pertanian, Fungsional Penyuluh Kabupaten.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kab Pesisir Selatan, mengatakan Kegiatan Display Varietas sangat bermanfaat bagi Petani dan hal agar tetap dilanjutkan terus.

Para petani di lokasi Demplot Display Varietas juga antusias dan semangat dalam kegiatan ini. Display Varietas ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan dibawah koordinasi dari PPVT.(PF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here