Melalui Galeri Kostratani, BPP Cimaung Pamer ‘Emas Hijau’ Bernilai Ekonomi Tinggi

0
25

BANDUNG – Galeri Kostratani memotret potensi ‘emas hijau’ pertanian BPP Cimaung. Nilai ekonomi yang ditawarkannya sangat tinggi dan menggiurkan. Ideal mewujudkan go green karena memanfaatkan limbah pertanian. Produk yang dihasilkannya berkualitas seiring inovasi teknologi yang dihasilkan. Dan, semakin membanggakan karena semuanya dihasilkan sendiri secara mandiri.

“BPP Cimaung sangat menginspirasi karena memiliki produk unggulan pakan ternak. Keuntungannya sangat besar karena membutuhkan modal yang kecil. Bahan bakunya dengan memanfaatkan limbah sisa produksi tanaman pertanian,” ungkap ungkap Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi, Senin (8/3).

Produk unggulan tersebut memang menjadi salah satu daya tarik dalam agenda kunjungan Pers BPPSDMP ke BPP Cimaung, Kabupaten Bandung. Brand yang digaungkan ‘Pakan Ternak Complete Feed dan CF Block-Pamungkas’. Produk tersebut sekarang dikembangkan 5 kelompok tani di Cimaung. Total ada 32 kelompok tani di sana dengan produk unggulan peternakan.

Salah satu kelompok tani yang mengembangkan unit bisnis pakan ternak adalah Familia. Lokasinya ada di Pasir Uni, Cimaung. Anggotanya ada 32 orang dengan ternak domba. Berbekal pengembangan pakan mandiri, ternak domba kini berjumlah 250 ekor dari 32 ekor dalam setahun. “Tidak ada yang terbuang dari aktivitas produksi pertanian. Pakan ternak ini mampu mendorong produktivitas,” terang Dedi lagi.

Menaikan produktivitas dengan ujung nilai bisnis besar, pembiayaan unit bisnis pakan ternak ini sangat rendah. Untuk 1 Kg produk Complete Feed dan CF Blok-Pamungkas, biayanya hanya Rp1.015. Biayanya bahkan bisa ditekan hingga Rp625 per 1 Kg produk jadi. Sebab, petani memanfaakan bahan baku berupa sisa tanaman pertanian. Lalu, bagaimana harga jual produknya?

Untuk produk jadi Complete Feed dan CF Blok-Pamungkas diberi banderol Rp3 Ribu/Kg. Harganya pun akan melonjak tajam bila mengacu umum karena pakan ternak diberi label Rp6 Ribu/Kg. Adapun untuk kapasitas produksinya mencapai 2 Ton/Hari. Masa produksinya hanya 24 Jam karena dibantu teknologi tinggi. Hal ini tidak lepas dari inovasi dan kreativitas BPP Cimaung mengembangkan Master Feed.

Master Feed mengandung suplemen, multivitamin, mineral, dan prebiotik organik. Keberadaan Master Feed ini menaikan kandungan nutrisi dan protein bagi ternak. Bagaimana hasilnya? Master Feed ini bisa menaikan hingga 22% kandungan protein kasar. Sebagai perbandingan, konsentrat hanya bisa menaikan kandungan protein maksimal 12%.

“Kami memang memiliki produk unggulan berupa pakan ternak. Semua dikembangkan karena adanya support pemerintah, mulai dari pembiayaan hingga penguatan SDM-nya. Unit bisnis pakan ternak ini punya posisi strategis. Ada aspek teknologi yang diajarkan, manfaat, dan bisnis yang besar,” kata Kadis Pertanian Kabupaten Bandung Tisna Umaran.

Untuk membuat Complete Feed dan CF Blok-Pamungkas sangat mudah. Bahan bakunya berupa hijauan dengan kadar air maksimal 14%, PK minimal 20%, lalu 7% untuk lemak. Bahan baku terdiri dedak padi, pollard, bungkil kedelai, bungkil kopra, dan jagung giling. Ada juga komposisi ampas kedelai, menir kacang tanah, molases, multivitamin, dan mineral mix.

Peralatan yang dibutuhkan diantaranya chopper mesin pencacah hijauan makanan ternak. Ada mixer pakan ternak, timbangan elektrik, hingga terpal putih, sekop, gacok, dan karung. Diperlukan juga ember besar dan plastik kemasan. Tisna memaparkan, dukungan akan tetap diberikan untuk menambah slot produksi Complete Feed dan CF Blok-Pamungkas.

“Melalui inovasi teknologi, petani semakin maksimal mendapatkan manfaat dari kegiatan pertanian. Kami akan terus mendukung dan mendorong kegiatan ini. Pasti ada alokasi APBD agar unit bisnis ini bisa berkembang besar,” papar Tisna.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here