Teknik Jajar Legowo Diajarkan Kementan ke Petani

0
72

SUMATERA BARAT – Pemahaman mengenai menanam dengan teknik jajar legowo (jarwo), diberikan Kementerian Pertanian kepada petani. Salah satunya melalui kegiatan Sekolah Lapang yang dilakukan di Daerah Irigasi (DI) Tanjung Durian, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Tidak hanya itu, para petani juga diajak mempraktikkan penanaman padi jajar legowo 2:1.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berharap petani bisa menyerap ilmu yang didapat dalam kegiatan ini.

“Menanam dengan teknik jajar legowo telah terbukti mampu meningkatkan produktivitas pertanian. Oleh karena itu, kita berharap petani bisa menyerap materi yang disampaikan untuk kemudian diterapkan di lahan masing-masing,” katanya.

Harapan senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi.

“Dalam kondisi apa pun pertanian tidak boleh berhenti. Pertanian harus terus berlangsung. Petani dan penyuluh harus turun ke lapangan agar produksi tetap terjaga. Karena pangan harus memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia,” ujarnya,

Tidak itu saja, Dedi Nursyamsi berharap produktivitas bisa ditingkatkan.

“Dan itu menjadi salah satu tujuan dari pelaksanaan Sekolah Lapang IPDMIP, yaitu meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya di daerah irigasi,” katanya.

Kegiatan Sekolah Lapang IPDMIP di lokasi Labor Lapang DI Tanjung Durian, dilangsungkan pada Kelompok Tani Laut Tinggal dan diikuti 30 peserta, terdiri dari 16 perempuan dan 14 laki-laki.

Materi yang disampaikan mengenai Sistem Penanaman Padi Sawah secara jajar legowo super dan dilanjutkan Praktek penanaman padi sawah jajar legowo 2:1, dengan pemateri Eliza, didampingi staf lapang Anton Suherman.

Kegiatan ini dihadiri Koordinator BPP Kecamatan Gunung Tuleh, KJF kabupaten, konsultan Korkab, penyuluh WKP Rabijonggor, penyuluh WKP Muaro Kiawai Barat dan staf IPDMIP.(PF/EZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here