Di Pasaman Barat, Dinamika Poktan Warnai SL IPDMIP

0
54

SUMATERA BARAT – Kegiatan Sekolah Lapangan (SL) yang digelar di Daerah Irigasi (DI) Talang Kuning, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat merupakan salah satu dari 14 kegiatan SL yang akan dilaksanakan di daerah Irigasi lokasi IPDMIP. Salah satu materi yang disampaikan kepada peserta adalah dinamika kelompok tani.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan Sekolah Lapangan akan membuka wawasan para petani.
“Sekolah Lapangan akan memberikan wawasan baru kepada para petani. Juga pengetahuan agar bisa mengembangkan usaha dan memaksimalkan produktivitas,” tutur Mentan SYL, Kamis (11/2/2021).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, memperkuat pernyataan tersebut.

“Sekolah Lapang IPDMIP akan memberikan pengetahuan kepada para petani jika sebenarnya produktivitas bisa ditingkatkan. Jika sebenarnya Indeks Pertanaman atau IP bisa dinaikkan. Jika sebelumnya hanya bisa sekali tanam dalam setahun, dengan Sekolah Lapang ini petani akan bisa menanam minimal 2 kali dalam setahun,” katanya.

“Saat ini baru dibuka 3 (tiga ) kelas SL. Kabupaten Pasaman Barat merencanakan akan membuka 11 kelas SL lagi pada akhir Maret nanti. Sebanyak 8 kelas SL untuk padi dan 6 kelas SL untuk jagung. Semua SL tersebut akan dilaksanakan di 8 nagari,” jelas Mirtha Kasie Penyelenggaraan Penyuluhan Kabupaten Pasaman Barat.

Sesuai dengan program peningkatan produksi melalui peningkatan IP, Sekolah Lapangan yang akan dilaksanakan di Daerah Irigasi Bunuik dan Daerah Irigasi Batang Ingu direncanakan untuk mengawali program IP 4.

Ditambahkan Dedi Nursyamsi, hal ini dimungkinkan lantaran IPDMIP bertujuan menggenjot produktivitas pertanian di daerah irigasi.

“Jika produktivitas bisa ditingkatkan, berarti pendapatan petani bisa juga meningkat. Jika pendapatan meningkat, kesejahteraan petani juga bisa ditingkatkan,” ujarnya.

Kegiatan Sekolah Lapang di DI Talang Kuning Kabupaten Pasaman Barat sendiri diisi dengan berbagai kegiatan, seperti Pre Test, Rembuk Sekolah Lapang, dan Penyampaian materi Dinamika Kelompok Tani. Tampil sebagai pemateri adalah Exsandra dan Dedi Kurnia.

Kegiatan yang dilakukan di KeIompok Tani Semoga Jaya, diikuti 27 peserta, terdiri dari 10 peserta laki-laki dan 17 peserta perempuan.

Hadir dalam kegiatan itu Kabid Penyuluhan Pertanian Mirtha, Staf Sekretariat IPDMIP Yusnia Eliza, Penyuluh WKP Bahoras dan WKP Rabi Jonggor, dan staf IPDMIP.(PF/EZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here