Terinspirasi Blackpink, Gelato Ungaran Hadir di Sunset Area Janji Jiwa

0
36

UNGARAN – Setelah satu tahun sukses menjadi gerai Kopi Janji Jiwa terbesar, terunik, terluas, di Indonesia, kini di lokasi yang sama, hadir Gelato Matteo Ungaran. Persis di Sunset Area, tempat nongkrong, sambil ngopi, ngeteh, ngemil, ngobrol, ngerumpi dengan view sawah, gunung, dan langit di Jalan Flamboyan, Leyangan, Ungaran.

“Gelato Matteo Ungaran ini untuk melengkapi pilihan menu di kompleks Radja Pendapa Gallery. Kopi boleh, cokelat oke, teh ada, minuman tradisional pun tersedia, kina ditambah gelato, ice cream-nya Italia yang dibuat oleh Matteo Bulgarini, bule asli Italia juga,” jelas Eleonora Aprilita, owner Gelato Mateo Ungaran.

Sabtu, 30 Januari 2021, pukul 10.00 sd 22.00 –Selama PSBB, Pembatasan Sosial Berskala Besar) se Jawa Bali, sampai 8 Februari– hanya buka sampai 20.00 WIB. Namun selanjutnya, akan mengikuti jam operasional Janji Jiwa Flamboyan dan Kedai Nona Ungaran.

Ada 16 varian rasa yang didisplay di booth yang berada di sisi barat parkiran itu. Bisa dicampur dua tiga rasa pula. Dari vanila, matcha, salty, peanut, green tea, strowbarry, chocolate, yoghurt, caramel, dan lainnya. ‘Semuanya digarap special oleh Matteo Bulgarini yang sudah berpengalaman di Mataram dan Kota Lama Semarang,” kata Nora, sapaan akrab Eleonora Aprilita.

Matteo Bulgarini adalah orang Italia, yang sudah lama tinggal di Kota Semarang. Dia membuat lab sendiri untuk menciptakan campuran bahan yang betul betul fresh ingredients. “Kalau soal rasa, hmm.. boleh dicoba! Segar dan menyegarkan,” ujar Nora.

Menurutnya, di Kota Ungaran, belum ada cafe atau resto yang khusus melayani penghobi gelato. “Jadi Gelato Matteo Ungaran ini menjadi yang pertana dan satu-satunya di Kab Semarang,” tuturnya.

Mengapa pilihannya Gelato? “Ya, market kami terbesar anak anak muda, usia 13 sd 34 tahun. Jumat, Sabtu Minggu, keluarga muda, yang bawa anak-anak 13-17 tahun, lslu 18-24 tahun dan 25-34 tahun, mereka adalah gelato lovers,” kata Nora lagi.

Profile market Janji Jiwa Ungaran dan Kedai Nona Ungaran, lanjut dia 70% orang Semarang, 12% orang Ungaran, sisanya tersebar dari Salatiga, Ambarawa, sampai Surakarta. “Karena akses tol semakin lancar, dan dari exit tol Ungaran ke lokasi Jl Flamboyan hanya 5 menit,” ungkap ibu 3 anak ini.
Gelato atau Italian ice cream ini, menurutnya tergolong jenis makanan yang abadi. Dari anak anak, remaja, muda mudi, orang tua dan kakek nenek pun, menyukainya. “Hampir semua anak-anak suka gelato,” paparnya.

Sebenarnya, lanjut Nora, pihaknya berencana membuka gerai gelato itu sejak September 2020. Setelah Blackpink feat Selena Gomez merilis album terbaru berjudul “Ice Cream”, 28 Agustus 2020. K-Pop nomor satu Itu sedang naik daun dan sukses kolaborasi dengan bintang bintang Amerika, termasuk dengan Ariana Grande.

Industri musik dunia mengakui, “Ice Cream” yang dikreasi oleh Blackpink feat Selena Gomez panen penghargaan global awards. People’s Choice Awards 2020, untuk video musik favourit, MTV Europe Music Awards for Best Collaborations 2020. Group asuhan YG Entertainment ini juga memecahkan rekor viewers 10 juta kurang dari 3 jam, mengalahkan BTS dengan lagu Dynamite-nya di trending Youtube.

Gelato, juga penting bagi yang dine in, dan terbiasa dengan cold dessert atau makanan penutup, dengan nuansa dingin. Gelato bisa menyempurnakan makan malam yang romantis dengan kesan akhir yang manis dan cool.

“Silakan dicoba! Berbagai rasa, dan temukan rasa yang paling pas di hati. Karena gelato itu makanan yang nyangkut di hati, bukan hanya selesai di ujung dan pangkal lidah saja. Mirip dengan kopi, sama sama dari hati, dengan hati dan hati-hati,” pungkas Nora yang juga Presiden Rotary Club Semarang Bojong itu.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here