Kementan Dukung Petani Cirebon Asuransikan Lahan Pertanian

0
25

CIREBON – Keinginan petani Cirebon untuk mengasuransikan lahan pertanian, didukung Kementerian Pertanian. Para petani ingin mengikuti asuransi lantaran ratusan hektare sawah di Baylangu, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, terancam gagal panen lantaran terendam banjir.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan asuransi adalah cari terbaik bagi petani untuk menghindari kerugian.

“Dengan mengasuransikan lahan, petani tidak akan menderita kerugian. Karena asuransi memiliki klaim yang akan diberikan ke petani jika terjadi gagal panen,” tutur Mentan SYL, Selasa (19/1/2021).

Sedangkan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan petani yang ingin mengikuti asuransi bisa bergabung dengan kelompok tani.

“Ada beberapa langkah yang harus diketahui petani yang ingin mengikuti asuransi. Pertama bisa bergabung dengan kelompok tani. Karena kelompok tani bisa memberikan informasi yang dibutuhkan petani. Selain itu, proses pendaftaran asuransi dengan kelompok tani juga lebih cepat,” tuturnya.

Menurut Sarwo Edhy, petani bisa mendaftarkan lahannya saat memasuki masa tanam.

“Saat masa tanam, petani bisa mendaftarkan lahan yang ingin diasuransikan. Jika nanti lahan tersebut gagal panen, petani akan mendapatkan klaim sebesar Rp 6 juta perhektare yang bisa dimanfaatkan sebagai modal untuk tanam kembali,” katanya.

Dijelaskannya, asuransi menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap petani.

“Pemerintah juga memberikan subsidi kepada petani. Sehingga premi yang harus dibayarkan menjadi lebih ringan lagi. Makanya sayang sekali jika petani tidak mengasuransikan lahan,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here