We Love Bali Terfavorit ! Wisata Tanah Lot semakin menggigit

0
11

Salah satu Pura di Bali yang sangat terkenal sampai ke mancanegara adalah Pura Tanah Lot. Mungkin sebagian dari anda sudah pernah mendengar atau berkunjung ke obyek wisata Pura Tanah Lot. Keindahan sunset Tanah Lot di sore hari, menjadi daya tarik utama wisatawan berlibur ke tempat wisata Tanah Lot Bali.
Pura Tanah Lot terletak di atas batu karang, berjarak sekitar 300 meter dari garis pantai. Karena lokasinya berada di lepas pantai, maka deburan ombak pantai Tanah Lot Tabanan akan menerpa batu karang.

Mungkin banyak dari anda yang penasaran, apa arti nama Tanah Lot dalam bahasa Indonesia.
Tanah di artikan dataran/tanah, Lot artinya laut, jadi Tanah Lot berarti dataran yang berada ditengah laut. Sebuah bangunan pura Hindu berdiri di atas batu karang besar pada bibir pantai. Sesuai dengan nama tempatnya, pura tersebut diberi nama pura Tanah Lot.

Setiap pura di Bali dihari tertentu akan diadakan upacara besar, tidak terkecuali di pura Tanah Lot Beraban. Upacara keagamaan di Pura Tanah Lot di laksanakan dalam periode 210 hari menggunakan kalender Bali, atau sekitar 6 bulan kalender masehi.
Penetapan hari upacara di pura Tanah Lot pada kalender Bali di lakukan pada Buda Wage Langkir yang jatuh setiap empat hari setelah hari Raya Kuningan. Upacara di pura Tanah Lot diadakan selama 3 hari agar dapat mengakomodasi umat Hindu yang ingin bersembahyang di pura Tanah Lot.

Keindahan tempat wisata pura Tanah Lot terdapat pada perpaduan keindahan alam yang berpadu dengan keindaahan budaya. Di saat anda liburan ke Tanah Lot di pulau Bali, anda akan melihat deruan ombak menerjang tebing batu karang. Menjelang matahari terbenam, sedikit-demi sedikit warna langit berubah dramatis dipenuhi beranekaragam warna.
Saat matahari sudah tidak terlihat lagi di cakrawala, adalah waktu pemandangan sunset terindah di Tanah Lot. Karena selain pengunjung dapat melihat sunset, pengunjung juga akan melihat siluet pura Tanah Lot. Keindahan moment saat matahari terbenam di Tanah Lot inilah yang selalu menarik minat kunjungan wisatawan berlibur ke Tanah Lot Bali.

Keunikan objek wisata Tanah Lot terdapat pada lokasi dua pura yang berada diatas tebing batu karang hitam yang berada dipesisir pantai. Kedua pura menghadap ke lautan lepas samudra Hindia.

Satu pura dibangun diatas batu karang hitam dengan ukuran sangat besar dan berada ditepi pantai sebelah kiri. Pura ini lebih dikenal dengan nama pura Tanah Lot. Pada saat pasang, air laut akan menutup area pantai dan membuat lokasi pura Tanah Lot terlihat berada ditengah lautan. Momen air laut pasang ini juga terlihat seperti sebuah kapal yang terbuat dari batu besar berwarna hitam terapung dipermukaan air laut.
Sedangkan pura yang kedua berada dipinggir tebing karang, yang juga berada di tengah laut disisi kanan kawasan pantai Tanah Lot. Di bawah tebing karang pada lokasi pura kedua terdapat lubang besar, yang selalu dilewati oleh gelombang ombak besar.

Apabila anda ingin melihat keindahan pemandangan sunset pura Tanah Lot, Maka waktu terbaik berkunjung sekitar pukul 17:00 – 17:30. Karena rentang rentang waktu matahari terbenam di Bali terjadi antara pukul 17:40 – 18:25.

Apabila anda ingin mendekati kawasan batu karang di bawah pura Tanah Lot, lokasi dari ular suci. Maka waktu terbaik berkunjung ke Tanah Lot adalah saat air laut surut. Pengunjung hanya dapat berjalan dan mendekati area batu karang jika air laut surut.

Kawasan tempat wisata Pura Tanah Lot terlihat sangat tertata dengan pengelolaan yang yang sangat baik. Hal ini akan dapat anda lihat dengan adanya area parkir berdasarkan kategori kendaraan, toilet, restoran, toko seni, pusat informasi wisata, panggung terbuka, serta layanan keamanan dan keselamatan pengunjung. Selain itu, dalam harga tiket masuk termasuk asuransi kecelakaan untuk pengunjung. Untuk penginapan sudah tersedia hotel mulai dari kelas melati hingga bintang lima.

Di bagian sisi barat laut dari pura Tanah Lot, adalah lokasi dari pura kedua adalah yang diberi nama Batu Bolong. Pura Batu Bolong juga dibangun tepat berada diatas tebing karang. Namun terdapat jalan layang alami dari batu karang yang menghubungkan antara daratan dengan lokasi pura Batu Bolong.

Mengenai protokol kesehatan, jangan khawatir karena sudah diberlakukan CHSE yaitu cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment friendly (ramah lingkungan) melalui program We Love Bali dari Kemenparekraf

Dijelaskannya, implementasi penerapan CHSE melalui program ‘We Love Bali’ ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif termasuk hotel, usaha perjalanan wisata, usaha transport, pemandu wisata, restoran, daerah tujuan wisata, UMKM, dan lainnya.

“Kami terus meningkatkan kualitas destinasi secara menyeluruh. Wisatawan akan nyaman berada di Bali. Sekali lagi, Bali sangat siap menyambut wisatawan New Normal. Jadi, silahkan datang langsung ke Bali. Pergerakan wisatawannya di sana kompetitif,” jelas Kiki-sapaan Rizki Handayani.

Kepercayaan publik terhadap Bali terus pulih juga seiring penanganan intensif Covid-19 di sana. Apalagi, Bali juga segera menerima distribusi vaksin Covid-19. Sarana prasarana dan instalasi kesehatan di sana sudah menggelar pengujian, simulasi, juga sertifikasi sejak 2 bulan terakhir. Komposisinya ada 12 rumah sakit dan 120 Puskesmas hingga awal Desember 2020. Sebanyak 2,6 Juta warga Bali pun siap divaksinasi.
“Semua skenario penanganan Covid-19 di Bali sangat bagus dan terukur. Wisatawan pokoknya dijamin semuanya,” tutup Kiki.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here