Kementan Dukung Percepatan Tanam di Parigi Moutong dengan RJIT

0
18

SULAWESI TENGAH – Kementerian Pertanian menggelar kegiatan padat karya Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) di Desa Toribulu Selatan, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini diharapkan bisa mendukung percepatan tanam.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan RJIT dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian.

“Air adalah kebutuhan mendasar buat pertanian. Dengan RJIT, kita akan memastikan aliran air bisa menjangkau petakan-petakan sawah. Sehingga produksi pertanian bisa terus berlangsung,” katanya, Jumat (4/12/2020).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan RJIT dilakukan secara swakelola oleh petani.

“RJIT adalah bagian dari kegiatan padat karya yang dilakukan secara swakelola oleh Kelompok Tani Tobue Indah. Dengan ketersediaan air yang mencukupi karena RJIT, petani kita harapkan bisa melakukan percepatan tanam,” katanya.

Sarwo Edhy menambahkan, RJIT dilakukan karena air yang berada di aliran irigasi tidak mengalir dengan normal akibat mengalami kebocoran.

“Kondisi ini kita rehabilitasi. Saluran saat ini menjadi saluran permanen (dua sisi) menggunakan konstruksi pasangan batu. Dengan rehabilitasi, luas layanan irigasi yang sebelumnya 35 hektare (Ha), meningkat menjadi 41 Ha,” katanya.

Peningkatan juga terjadi dalam produktivitas. Jika sebelumnya produktivitas hanya 3,8 ton/ha, namun setelah saluran direhab produktivitas mengalami kenaikan menjadi 4,2 ton/ha. Pada lokasi ini intensitas pertanaman (IP) 200 atau 2 kali tanam dalam 1 tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here