Hama Bikin Petani Siak Cemas, Kementan Ingatkan Asuransi

0
35

SIAK – Kementerian Pertanian mengingatkan para petani di Siak, Riau, untuk memanfaatkan asuransi dalam menjalankan pertanian. Ajakan ini dikeluarkan mengingat lahan pertanian di Kecamatan Bungaraya, Siak, diserang hama.

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo petani harus serius menghadapi kendala yang bisa mengganggu pertanian, seperti serangan hama.

“Serangan hama dampaknya serius, karena bisa mengakibatkan petani gagal panen. Dan sudah pasti akan mengganggu produktivitas pertanian. Sama halnya dengan banjir atau kekeringan. Oleh karena itu, kita mengajak petani untuk mengikuti asuransi agar bisa melakukan usaha tani dengan tenang,” ujar Mentan SYL, Rabu (05/08/2020).

Hal senada disampaikan Dirjen PSP Kementan Sarwo Edhy. Menurutnya, petani Siak bisa memanfaatkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

“Untuk AUTP, premi yang harus dibayarkan sebesar Rp 180.000 /hektare (ha)/MT. Nilai pertanggungan sebesar Rp 6.000.000/Ha/MT. Asuransi ini memberikan perlindungan terhadap serangan hama penyakit, banjir, dan kekeringan,” ujarnya.

Ditambahkannya, asuransi bisa membuat petani beraktivitas dengan tenang. Karena, asuransi merupakan salah satu komponen dalam manajemen usahatani untuk mitigasi risiko bila terjadi gagal panen.Dengan adanya asuransi, perbankan lebih percaya dalam menyalurkan kreditnya.

Sarwo Edhy menjelaskan, agar tidak memberatkan petani, pelaksanaan asuransi pertanian dapat disinergikan dengan KUR.

“Sinergi KUR dan asuransi ini akan membantu petani. Setiap petani yang mendapatkan pembiayaan KUR, harus mendaftar asuransi pertanian, khususnya untuk usaha tani padi (AUTP) dan asuransi usaha ternak sapi/kerbau (AUTS/K),” jelasnya.

Bukan hanya Kementan, perhatian untuk pertanian juga diberikan Bupati Siak Alfedri yang meninjau langsung lokasi sawah yang diserang hama.

“Ini akan menjadi perhatian kami, bagaimana solusi untuk mengatasi hal ini. Jika tidak diselamatkan, serangan hama ini bisa saja mengurangi hasil panen para petani. Dan semoga panen kali ini, para petani tidak mengalami kerugian,” kata Alfedri yang berambisi menjadikan Siak sebagai daerah swasembada beras.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here