Dukung Kostratani, Kuningan Transformasi 16 BPP

0
306
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

LIPUTAN1.COM//JAKARTA –Gerakan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) Kementerian Pertanian mendapatkan dukungan penuh dari Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Bahkan, Kuningan menyatakan siap mentransformasikan 16 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) menjadi Kostratani, sekaligus mendukung kegiatan IPDMIP.

Semangat yang diperlihatkan Kabupaten Kuningan diapresiasi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

“Tanggung jawab pertanian tidak mudah, karena pertanian harus menyediakan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia. Tapi, tanggung jawab ini harus menambah spirit keluarga besar Kementerian Pertanian (Kementan) dan semua insan pertanian. Sebab, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh tertunda apalagi terhenti,” tuturnya, Jumat (24/07/2020).

Menteri Pertanian juga memberikan perhatian yang sangat serius untuk mentransformasikan BPP di seluruh Indonesia menjadi Kostratani. Sebab, Kostratani menjadi pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis dan pusat pengembangan jejaring dan kemitraan, menuju pertanian yang maju, mandiri dan modern.

Hal itu ditegaskan juga oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi, dalam Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP).

“Salah satu kunci untuk mewujudkan transformasi BPP menjadi Kostratani adalah semangat para penyuluh pertanian yang menjadi motor penggeraknya. Namun, dukungan pemerintah daerah juga penting,” tegasnya.

Dedi meminta dukungan seluruh pemerintah daerah dan bekerja sama dengan pemerintah pusat bahu-membahu mewujudkan transformasi BPP menjadi Kostratani.

Sedangkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Ukas Suharfaputra, sangat mengapresiasi dan mendukung upaya Kementerian Pertanian memperkuat BPP menjadi Kostratani.

“Kuningan siap mentransformasi 16 BPP yang ada di kabupaten Kuningan menjadi Kostratani. Kuningan dengan dukungan dari Pusat Penyuluhan Pertanian-BPPSDMP dan Proyek IPDMIP sedang menyiapkan BPP Ciawigebang sebagai Model BPP Kostratani di Kabupaten Kuningan,” ujar Ukas ketika membuka kegiatan Sosialisasi Kostratani di BPP Ciawigebang-Kuningan, Jum’at 24 Juli 2020.

Ukas menegaskan komitmen dan tekadnya untuk menjadikan 16 BPP di Kabupaten Kuningan bisa bertransformasi menjadi Kostratani.

Menurutnya, hal itu penting agar pertanian di Kuningan bisa maju, mandiri dan modern, sehingga surplus beras di Kuningan bisa terus dipertahankan guna memenuhi kebutuhan pangan penduduk Kabupaten Kuningan dan berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan secara nasional. Ukas yakin target produksi padi 227.367 ton tahun 2020 ini akan terlampaui.

Pertemuan Sosialisasi Kostratani di BPP Ciawigebang dihadiri pula oleh Manajer Proyek IPDMIP, Camat, Danramil, Kapolsek, KTNA, pejabat dan staf serta penyuluh pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kuningan, Koordinator BPP, para penyuluh pertanian BPP Ciawigebang, serta para tenaga konsultan regional Proyek IPDMIP untuk Region 3. Sosialisasi ini dilanjutkan dengan pertemuan pelatihan kepada tim penyuluh pertanian BPP Ciawigebang.(Bas/EZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here