Kostratani Kabupaten Banjarnegara Kawal Bantuan Benih Padi Inbrida Untuk Percepatan Musim Tanam

0
22

Jakarta – Kementerian Pertanian mendorong percepatan masa tanam untuk menghindari potensi kemarau panjang pada paruh kedua 2020. Dan mempertimbangkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa masih terdapat curah hujan pada akhir Mei sampai Juni

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendukung kebijakan pemerintah agar produksi pertanian tetap berjalan di tengah-tengah wabah virus corona (Covid-19), bahkan digenjot hingga berlipat-lipat agar bisa menjaga stabilitas pasokan bahan pangan di Indonesia.

“Pertanian tidak berhenti dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional serta meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia agar lebih baik, dimana sektor pertanian memiliki potensi yang sangat besar dalam menumbuhkan ekonomi nasional,”tegas SYL.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan, sektor pertanian sebagai penghasil bahan pokok pangan di Indonesia harus tetap berjalan di tengah Pandemi Covid 19.

“Petani dan penyuluh adalah garda terdepan dan ujung tombak sektor pertanian di Indonesia. Mereka harus tetap berproduksi agar stok pangan Indonesia aman,” ujar Dedi.

Dalam rangka menyokong petani menjaga ketersediaan pangan, Kementerian Pertanian mengalokasikan kegiatan bantuan Benih Padi Inbrida bagi petani di seluruh Indonesia, tidak terkecuali Kabupaten Banjarnegara.

Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang pusat gerakannya ada di kecamatan turut dalam pengawasan penyediaan pangan di tengah pandemi Covid-19. M

Kostratani Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sigaluh, Pemerintah memberikan bantuan sebanyak 1625 kg benih padi Inbrida kepada 4 kelompok di wilayah Kecamatan Sigaluh.

Puji Rahayu ,koordinator Petugas Pertanian Kecamatan Sigaluh, mengatakan, akan memastikan bahwa seluruh bantuan padi yang menjadi hak petani dimasa pandemi ini bisa segera tersalurkan dan stok pangan di wilayah kecamatan Sigaluh aman.

Yekti Nunihartini salah satu penyuluh BPP Sigaluh mengatakan”Sebanyak 1625 Kg benih sudah kami salurkan ke petani, harapannya mereka segera bisa melakukan percepatan tanam.

“Percepatan ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan pangan, dan kami sebagai penyuluh akan terus mengawal mereka para petani dari hulu sampai hilir agar mereka tetap semangat dan tidak berhenti berproduksi di saat pandemi ini,“ Tutup Yekti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here