Hari Terakhir di Lombok, Peserta Famtrip Asal Dubai Puas Snorkeling di Gili Mantra

0
41

NTB – Melengkapi agenda famtrip di Lombok, Nusa Tenggara Barat, para peserta asal Dubai diajak mengeksplor keindahan alam bawah laut di kawasan Gili Mantra, Minggu (8/12). Gili Mantra sendiri merupakan akronim dari Meno, Air dan Trawangan.

Ketiga Gili itu merupakan tujuan utama wisatawan yang berkunjung ke Lombok, baik domestik maupun asing. Gili atau pulau kecil, menawarkan keindahan alam yang asri dan suasana pulau pribadi lengkap dengan pesona alam bawah lautnya.

“Seru banget! Ini tempat snorkeling yang wajib dikunjungi. Airnya pun bersih. Kita bisa melihat dengan jelas terumbu karang dan beragam jenis ikan warna-warni. Tak bosan rasanya menikmati keindahan alam bawah laut di sini,” kata Angelito De Guzman Villeza, Travtalk sekaligus Videographer asal Dubai.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional III Kemenparekraf Sigit Witjaksono mengatakan, tak lengkap rasanya berkunjung ke Lombok tanpa menyempatkan diri singgah di tiga gili. Terlebih, di sepanjang jalan pinggir Pantai Gili Trawangan ada banyak booth travel yang menawarkan paket snorkeling di tiga gili sekaligus. Yaitu Gili Meno, Gili Air, dan Gili Trawangan.

“Ini tempat eksotis yang layak dijual pada wisatawan mancanegara. Terbukti, semua peserta famtrip mengaku puas berkunjung ke destinasi ini,” ujarnya.

Famtrip ini sendiri diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bekerjasama dengan KJRI Dubai dan VITO. Tujuannya yakni untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan destinasi Indonesia ke pasar Timur Tengah, khususnya Bali dan Lombok.

Famtrip berlangsung tanggal 1-8 Desember 2019. Sebelum ke Lombok atau Nusa Tenggara Barat, peserta terlebih dahulu berkunjung ke Bali. Ada delapan peserta yang ikut dalam kegiatan kali ini. Yaitu Mochammad Arif Ramadhan (Vice Consul), Ahmad Banu Mustafa (Technical Staff), Rasheed Arakkakattil (Marketing Bin Moosa Travel), Nour Aridi Indonesia (VITO), Angelito De Guzman Villeza (Travtalk, Videographer), Rania Salama Pinpoint Media (Edgar, Yachts Altitude Magazine), Sapna Aidasani (Social Media Influencer), dan Syed Ikram Shikooh (Dubai Media).

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenparekraf Nia Niscaya menambahkan, famtrip menjadi salah satu langkah yang cukup efektif untuk memperkenalkan destinasi wisata Tanah Air pada wisatawan mancanegara.

Melalui kegiatan ini, para peserta famtrip bisa membantu mempromosikan destinasi yang dikunjungi lewat publikasi media di negaranya, baik cetak maupun online. Termasuk media elektronik dan media sosial.

“Melalui famtrip ini, saya berharap Bali dan Lombok akan semakin dikenal oleh wisatawan Timur Tengah. Saya yakin, potensi pasar Timur Tengah masih bisa dimaksimalkan sehingga jumlah kunjungan wisatawan dari sana bisa lebih meningkat,” tandasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here