Musikal Rai Belu di Puncak Padang Sabana Fulan Fehan

0
65
Istimewa

Musikal Rai Belu Siap Getarkan Puncak Padang Sabana Fulan Fehan

Puncak perhelatan Festival Fulan Fehan akan berlangsung di Padang Sabana Fulan Fehan, Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin  28 Oktober 2019

Bupati Belu Willybrodus Lay  mengatakan tahun ini festivbal Fulan Fehan mengusung tema Musikal Rai Belu (25/10) hingga puncak acara pada Senin (28/10) yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

“Rangkaian kegiatan Festival Fulan Fehan  berlangsung di dua tempat, pada Plaza Perizinan Atambua dan Padang Fulan Fehan dengan beberapa kegiatan antara lain Fiesta Timoresia pada Jumat (25/10), Acara Belu Beraksi pada Sabtu (26/10), dan Belu Colour Creation pada Minggu (27/10) serta acara puncak Festival Fulan Fehan pada Senin (28/10),” ungkap Bupati Lay, panggilan akrab Bupati Belu

Bupati Lay memaparkan Puncak kegiatan Pagelaran Musikal Rai Belu  akan tampil sebanyak 1.500 penari Likurai dari kalangan pelajar dan umum sanggar binaan dinas P dan K Belu dengan koregrafer Eko Supriyanto dan Tim ISI Surakarta

“Ribuan penati ini akan menggetarkan Padang Sabana Fulan Fehan,” lanjutnya

Terkait Tema Musikal Rai Belu, lanjut Bupati Lay, pihaknya ingin menampilkan tarian dan musik tradisional yang telah hidup bersama masyarakat

“Melalui Festival Fulan Fehan ini kami mengangkat tema Musikal Rai Belu yang hingga saat ini cenderung dilupakan oleh masyarakat, sehingga kami ingin mengangkatnya kembali dan mengajak seluruh masyarakat Rai Belu untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal, sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Belu dan memperkenalkan budaya belu ke dunia internasional. ,” ujar Bupati Lay.

Selain itu juga penampilan penari asal Negara Timor Leste yang akan membawakan tarian Klibur kultura loro oan, aprezenta danca historical baluk rai Timor Leste dan  husi tempu portugues ba to’o ukun aan.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani mengatakan bahwa Festival Fulan Fehan 2019 memang memiliki daya tarik tersendiri.

“Atraksi ini kembali mengangkat Padang Sabana Fulan Fehan. Even bersakala nasional ini sangat menarik dan  bisa mendatangkan wisatawan melalui cross border,” ujar Ricky

Wisatawan khususnya yang datang dari negara tetangga Timor Leste akan sangat menikmati daya tarik wisata  di wilayah border tourism ini

“Kuncinya adalah seni-budaya, musik, dan kuliner ini untuk menggaet pasar negara tetangga. Apalagi, warga Timor Leste bisa masuk ke Indonesia dengan menggunakan bebas visa kunjungan (BVK) sehingga warga Timor Leste bisa membelanjakan uangnya di NTT,” sambungnya

Sementara itu, Ketua Pelaksana Calendar of Event (CoE) 2019 Kemenpar Esthy Reko Astuti sangat senang karena event ini tetap menggunakan koreografer tingkat nasional.

“Koreografer sekelas Eko Nugroho (Eko Pece) kembali membuat acara ini lebih istimewa, Eko adalah sosok yang sukses dalam pembukaan dan penutupan Asian Games 2018. Tinggal kita dukung untuk mempromosikan even yang sudah masuk sebagai ‘100 Wonderful Event CoE 2018′” tuturnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here