Peserta Miss Tourism Worldwide 2019 Kenakan Produk Desainer Lokal Batam

0
20

BATAM – Ada kabar gembira buat industri fashion Kota Batam semakin mendunia. Sebab, peserta Miss Tourism Worldwide 2019 akan menggunakan hasil kreasi desainer Batam. Momentum ini dipercaya memberi value positif pada industri kreatif Batam secara menyeluruh.

Miss Tourism Worldwide 2019 akan digelar Minggu (22/9), di Pasific Palace Hotel, Kota Batam.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani, citra industri fashion akan naik usai ditampilkan dalam Miss Tourism Worldwide 2019.

“Miss Tourism Worldwide 2019 menjadi momentum bagus untuk memperkenalkan fashion Batam. Kehadiran produk fashion Kota Batam di ajang ini tentu sangat positif. Image industri kreatif fashion Kota Batam akan naik. Hal tersebut membuka kesempatan para desainer fashion Batam untuk mengeksplorasi kreativitasnya,” kata Rizki, Selasa (10/9).

Rizki menambahkan, dilibatkan dalam agenda Miss Tourism Worldwide 2019 menjadi bukti kualitas desainer fashion Batam. Kesempatan untuk meraih panggung pasar mancanegara pun terbuka.

“Hasil karya desainer fashion Batam memang berkualitas. Sekarang desainer Batam punya kesempatan besar lebih mendunia. Peluang mengenalkan produk kreatif pun terbuka lebar di kancah mancanegara. Bagaimanapun, Miss Tourism Worldwide 2019 akan disorot oleh media dari banyak negara di dunia,” lanjut Rizki.

Miss Tourism Worldwide 2019 diikuti peserta dari 27 negara. Selain Indonesia, Mereka datang dari Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Myanmar, Tingkok, Korea Selatan, Jepang, India, dan Hong Kong. Ada juga peserta Australia, Prancis, Inggris, Rusia, Estonia, Belanda, Belgium, Estonia, Siberia, dan Tatarstan. Juga peserta asal Amerika Serikat, Curaco, Meksiko, Nigeria, Afrika Selatan, hingga Ghana.

“Menjadi tuan rumah Miss Tourism Worldwide 2019 menjadi keuntungan tersendiri bagi Batam. Sebab, eksistensi Batam sebagai destinasi wisata semakin diakui oleh dunia. Event ini tentu menjadi monetum terbaik untuk mengenalkan potensi Batam, termasuk industri kreatif fashionnya. Nantinya fashion karya desainer Batam akan ditampilkan di sana,” jelas Kadisbudpar Kota Batam Ardiwinata.

Apresiasi Miss Tourism Worldwide 2019 juga diberikan Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar. Menurutnya, Miss Tourism Wolrdwide 2019 akan menguatkan branding Batam. Selain MICE, penguatan riil menyentuh industri kreatif fashionnya. Artinya, fashion bisa menjadi komoditi menjanjikan yang ditawarkan kepada wisatawan.

“Batam memiliki kualitas internasional. Miss Tourism Worldwide 2019 makin menguatkan branding itu. Kekayaan industri fashionnya juga sangat menjanjikan. Buktinya, karya desainer Batam ikut dilibatkan dalam event dunia ini. Kini wisatawan bisa mengeksplorasi kekayaan fashion Batam. Dengan potensi ini, arus wisatawan ke Batam akan bertambah besar,” tegas Buralimar.

Sebagai destinasi wisata, Batam punya banyak market utama. Sepanjang Januari-Juli 2019, arus wisman menuju Batam berjumlah 1,09 Juta orang. Angka tersebut tumbuh 4,06% dari periode sama tahun 2018. Jumlah riil wismannya sekitar 1,04 Juta orang. Dari wisatawan banyak negara yang masuk ke Batam, dominasi diberikan oleh Singapura dan Malaysia.

“Batam menegaskan eksistensinya melalui industri fashionnya. Kami optimistis, tren fashion Batam akan naik dan semakin diapresiasi oleh pasar. Fashion ini juga bisa menjadi daya tarik pergerakan wisatawan. Apalagi, Batam dekat Singapura dan Malaysia yang menjadi penyuplai wisatawan utama,” papar Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati.

Industri fashion Batam pun diapresiasi Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Fashion Batam menaikan daya tawar sebagai destinasi wisata.

“Pelaku industri kreatif fashion Batam harus diapresiasi. Karya-karya mereka pasti akan menaikan gengsi Batam. Dekat dengan Singapura dan Malaysia, Batam bisa menjadi spot berburu fashion menarik,” tutupnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here