Suara La Nyalla Moncer, Raih 100 Ribu Suara di Pamekasan

0
94
Istimewa

Suara La Nyalla Moncer, Raih 100 Ribu Suara di Pamekasan

Calon anggota DPD RI Jawa Timur La Nyalla Mattaliti meraih suara sebanyak 100 ribu lebih di Kabupaten Pamekasan. Bahkan, mantan Ketua Umum PSSI ini, masuk peringkat tiga besar perolehan terbanyak di Pamekasan.

La Nyalla meraih 113.702 suara. Dua calon DPD lainnya yang perolehannya juga besar yaitu Ahmad Nawardi sebanyak 217.945 suara dan A. Syaiful Ismail sebanyak 138.909 suara.

Perolehan suara tersebut diketahui setelah KPU Kabupaten Pamekasan menggelar sidang pleno rekapitulasi di gedung Bakorwil Pamekasan sejak Rabu (1/5/2019).

Relawan La Nyalla Mattaliti di Pamekasan Ahmad Zaky menjelaskan, kontroversi pernyataan La Nyalla tentang potong leher jika Prabowo menang di Madura, tidak berdampak kepada elektoral La Nyalla. Sebab, masyarakat Pamekasan memahami konteks dari pernyataan tersebut.

Namun, bagi sebagian orang yang tidak bisa mencerna pernyataan La Nyalla, dipelintir menjadi tantangan secara fisik. “Faktanya banyak masyarakat yang mau memilih La Nyalla di Pamekasan. Suaranya 100 ribu lebih,” terang Ahmad Zaky, saat ditemui di lokasi rekapitulasi, Kamis (2/5/2019).

La Nyalla Mattalitti sendiri mengatakan, sebenarnya tantangan tersebut bukan untuk menantang kubu Prabowo-Sandi maupun orang Madura, melainkan untuk kader dan anggotanya.

“Saya toidak pernah menantang orang. Saya tidakl pernah mengatakan wahai orang Madura potong leher saya.Begini saya jelaskan. “Saya memimpin beberapa organisasi dan yayasan. mulai dari pemuda pancasila, KADIN, KONI dan yayasan milik saya sendiri La Nyalla Academia, yang sudah berkiprah selama 20 tahun di Jatim. Saya memiliki kader,” kata La Nyalla

Kader tersebut, lanjut La Nyalla Mattalitti tersebar di 38 kabupaten/kota di Jatim termasuk di Madura.

Dan tantangan potong leher (janji potong leher La Nyalla) tersebut merupakan bahasa dan cara berkomunikasi di kalangan kader dan anggotanya.

“Salah satunya adalah bahasa tantangan kepada meraka. Supaya mereka tahu kalau saya totalitas, bukan main-main. Dan untuk itu, mereka juga akan totalitas mengikuti langkah saya. Kerja beneran,” ucapnya.

Ketika La Nyalla Mattalitti sebagai pimpinan menunjukkan kesungguhannya harapannya para kader dan anggotanya juga akan mengikuti langkah tersebut.

“Kalau saya secara khusus menantang orang Madura buat apa? Saya punya kader dan anggota sendiri di Madura. saya juga punya keluarga di madura. Anak saya. Ketua Sapma Pemuda Pancasila Jatim itu juga berdarah Madura,” lanjut Ketua Umum Kadin Jatim ini.

La Nyalla Mattalitti menegaskan tantangan potong leher tersebut merupakan bahasa komando pihaknya kepada kader dan anggotanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here