Gus Syauqi: Kiai Ma’ruf yang Solidkan Suara NU

0
61

JAKARTA – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin hampir dipastikan memenangkan kontestasi Pilpres 2019. Sayangnya, masih ada anggapan bahwa Kiai Ma’ruf Amin tidak berkontribusi dari kemenangan itu.

Putra Kiai Ma’ruf, yakni Gus Syauqi Ma’ruf Amin menyayangkan adanya anggap itu. “Ini patut disayangkan. Seharusnya, kemenangan ini dianggap sebagai buah kerja kolektif antara Pak Jokowi dan Abah,” ujar Gus Syauqi di Jakarta, Minggu (21/4).

Menurut pria yang juga Ketua Dewan Pembina Master C19 Portal KMA ini, pada Pilpres 2019, sosok Jokowi terlalu banyak diterpa isu fitnah. Ditambah dengan gerakan #2019GantiPresiden yang cukup massif.

“Isu fitnah dan gerakan #2019GantiPresiden tidak dapat dianggap remeh. Dan harus diakui menggerus suara Pak Jokowi,” katanya.

Kehadiran sosok KMA sebagai cawapres Jokowi, lanjut Gus Syauqi, menjadi peredam fitnah dan gerakan yang menggerus suara Jokowi. “Terbukti perlahan isu fitnah dan gerakan #2019GantiPresidem meredup setelah Abah dipilih Pak Jokowi sebagai cawapresnya,” tutur pria murah senyum ini.

Bukan hanya meredam fitnah dan isu yang menggerus suara Jokowi, tetapi sosok KMA menyolidkan suara warga Nahdlatul Ulama (NU). Ya, mayoritas suara nahdliyin solid mendukung paslon 01.

Hal itu dapat dilihat dari rekam jejak Kiai Ma’ruf selama kampanye atau menyambangi kantong-kantong suara NU. “Dari disitu bisa dilihat, bagaimana warga Nahdliyin sangat antusias mendukung beliau menjadi wapres di periode 2019-2024,” ungkapnya.

Dengan begitu, KMA terbukti sebagai magnet bagi warga NU hingga solid memberikan dukungan kepada paslon 01. “Abah tidak hanya menambah suara Pak Jokowi, tapi juga mengembalikan suara Pak Jokowi yang sebelumnya semakin tergerus oleh isu dan fitnah,” pungkasnya.

Selanjutnya, Gus Syauqi berharap agar tidak pihak yang mengklaim paling berkontribusi dalam kemenangan paslon 01. Apalagi mendegradasi peran pihak-pihak yang telah sama-sama berjuang dan mendukung untuk memenangkan paslon 01.

“Justru semua pihak yang ikut berjuang memenangkan 01 harus diberikan apresiasi yang besar. Agar tidak ada yang tersakiti sehingga dapat mengganggu kredibilitas dan kepercayaan terhadap pemerintahan Pak Jokowi diperiode kedua nanti,” tandasnya.

Ditambahkan, Gus Syauqi mengimbau kepada masyarakat agar bersabar menunggu keputusan resmi hasil pemilu dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here