Raih Juara Praktik Tabuh Condong, Vea Semakin Mantap Tekuni Tari Bali

0
28

Raih Juara Praktik Tabuh Condong, Vea Semakin Mantap Tekuni Tari Bali

Remaja yang satu ini pantas dijadikan contoh anak-anak di Indonesia. Masih duduk di bangku kelas 9 Sekolah Victory Plus Bekasi, tapi prestasinya sudah segudang. Ia adalah Marvella Mutiara atau akrab disapa Vea.

Saat ini, Vea telah menguasai 11 tarian tradisional, yaitu Tari Pendet, Margapati, Puspanjali, Panji Semirang, Manukrawa, Kebyar Duduk, Tenun, Jaran Teji, Danurdara, Sri Kamelawi dan Condong. Selain mampu menari, Vea juga pandai bermain piano dan gitar, selain itu juga mahir berbahasa Inggris serta Mandarin.

Tidak sekadar bisa, dia juga sudah mendapat banyak penghargaan yang membuat lemari penghargaannya semakin penuh. Yang terbaru, Vea baru saja mendapatkan piagam penghargaan juara praktik Tabuh Condong dari Lembaga Kesenian Bali Yayasan Saraswati Jakarta.

Alexandra Aprilina, ibunda Vea mengatakan, kegiatan putrinya sangat padat. Selain belajar di sekolah setiap hari, ditambah dengan persiapan ujian nasional, dia akan mengikuti lomba debat tingkat international World’s Scholar Cup. “Selain itu juga les dan latihan musik piano dan gitar.

Sabtu dan Minggu yang biasanya digunakan untuk bersantai, Vea masih melakukan kegiatan menari Bali yang disukainya di Lembaga Kesenian Bali (LKB Saraswati) bertempat di Pura Agung Tirta Buana Bekasi. Sudah 11 tarian Bali dikuasainya termasuk teori dan tabuh gamelan,” tutur Alexandra.

Hari Bahagia

Menurut dia, pada hari Minggu 3 Maret 2019 lalu merupakan hari bahagia dalam Uji Pentas Kenaikan Tingkat. Vea menari dengan sangat indah, ekspresif, tepat dalam irama (wiraga, wirasa, wirama). Selama ini, kedua orangtuanya selalu mendukung sepenuhnya dan selalu mendampingi dalam uji pentas.

“Kebahagiaan bertambah lagi karena ketika itu, om, tante dan saudara sepupu Vea hadir menyaksikan memberikan dukungan. Meskipun belum mendapatkan penghargaan penari terbaik tingkat Condong yang diidamkan, Vea terus berlatih. Vea meraih penghargaan terbaik praktik tabuh gamelan tingkat Condong,” imbuhnya.

“Ekspresi bahagia menyambut piagam dan piala yang diterima langsung kali ini. Sebenarnya Vea pernah mendapatkan juara praktik tabuh terbaik saat tingkat Panji Semirang tahun 2016, namun piala tidak diterima karena Vea pulang lebih dahulu. Usaha tak akan membohongi hasil dan inilah yang diraihnya dari segala usaha yang dilakukan, hasil yang membanggakan pun diraih,” sambungnya.

Diingatkannya juga, supaya remaja cantik tersebut tetaplah rendah hati dan terus mengukir prestasi gemilang di setiap karya demi bangsa dan negara tercinta. Salah satunya melalui penguasaan seni budaya negara Indonesia. “Vea telah menari Bali di Vietnam dan Jepang dan akan terus menari ke negara lainnya dan tetap prestasi akademik menjadi prioritasnya,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here