Dikemas Lebih Menarik, Sukabumi City Fest 2019 Hadirkan 5 Kegiatan

0
86

LIPUTAN1.COM, SUKABUMI – Memasuki tahun ke-6, Sukabumi City Fest bakal dikemas lebih menarik. Setidaknya, ada lima kegiatan yang disajikan. Yaitu Fun Run 5K, Fashion Carnaval, Video Mapping, Art Show, serta Kompetisi Foto dan Vlog.

Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Adella Raung mengatakan, Sukabumi City Fest akan digelar pada 31 Maret nanti. Kegiatan dipusatkan di Balaikota dan Jalan R. Syamsudin Kota Sukabumi.

“Sukabumi City Fest adalah event tahunan yang diproduksi oleh Matahati Creative Space. Event ini merupakan festival kota yang bertujuan untuk memperingati HUT Sukabumi yang penuh kegembiraan. Termasuk sebagai sarana promosi potensi wisata dan untuk mendatangkan wisatawan,” ujarnya, Selasa (22/1).

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizky Handayani menambahkan, Sukabumi City Fest bakal menjadi wisata milenial. Kelompok ini memiliki karakteristik yang kuat. Ditandai dengan peningkatan penggunaan dalam kreativitas, komunikasi, media dan teknologi digital.

Menurutnya, Sukabumi City Fest sudah digelar sejak 2014 silam. Selama 5 tahun bergulir, event ini sangat diminati kaum milenial di Jawa Barat, khususnya Sukabumi. “Konsep yang dikemas selalu memadukan minat, bakat, dan kegemaran kaum milenial. Maklum, sasaran event ini memang sebagai sarana promosi dan pemasaran pariwisata,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Pemasaran Area I Kemenpar Wawan Gunawan mengaku optimis Sukabumi City Fest 2019 berlangsung meriah. Ia menyebut, kegiatan Fun Run 5K memiliki kemasan ajang hiburan warga atau seru-seruan. Dalam lintasan sepanjang 5 Km tersebut, terdapat 4 zona permainan. Bahkan saat finish, peserta akan dihibur oleh DJ Show dan pembagian doorprize.

“Untuk Fashion Carnaval, akan ditampilkan design spektakuler (on the street), yang mempromosikan hasil karya para designer bernuasa milenial. Kegiatan ini diikutkan oleh sanggar, dan perwakilan kabupaten/ kota. Harapannya, tahun ini ada perwakilan dari mancanegara, karena bersifat undangan terbuka,” terangnya.

Terkait penggunaan video mapping, ini merupakan sebuah teknik yang menggunakan pencahayaan dan proyeksi sehingga dapat menciptakan ilusi optis pada objek tertentu. Secara visual, akan berubah dari bentuk biasanya menjadi bentuk baru yang berbeda. Sangat fantastis. Durasinya 30 menit, dengan menggunakan media gedung.

“Sukabumi City Fest juga akan menampilkan Art Show. Yakni pertunjukan dan pameran karya seni dari seniman dan budayawan lokal, nasional, maupun voulenter mancanegara. Melengkapi kegiatan di atas, akan dilaksanakan kompetisi foto dan vlog,” bebernya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, Kemenpar akan selalu support daerah-daerah yang serius mengembangkan pariwisata atau destinasinya. Sukabumi City Fest menjadi paket komplit karena di dalamnya ada sport tourism, seni, budaya, dan kreativitas.

“Sport Tourism sendiri termasuk yang paling banyak berkontribusi untuk mendatangkan wisatawan mancanegara. Begitu pun seni budaya, tetap menjadi perhatian serius Kemenpar. Sebab, 60 persen wisatawan mancanegara datang ke Indonesia karena budaya,” tandasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here