HPN 2019 Angkat Ekonomi Kerakyatan dan Pariwisata Berbasis Digital

0
28

LIPUTAN1.COM, JAKARTA – Hari Pers Nasional (HPN) 2019, akan dilangsungkan di Jawa Timur (Jatim), 9 Februari mendatang. Tema yang diangkat adalah “Pers Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital”. Beberapa kegiatan yang akan ditampilkan bernuansa digital eyes dan mengangkat dunia pariwisata berbasis digital.

Perwakilan Crema Production yang ditunjuk sebagai event organizer, Alqi Almakiyah mempersentasekan rancangan kegiatan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di hadapan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Atal S Depari dan Ketua Panitia Pusat HPN 2019, Margiono.

Alqi memaparkan, SMSI akan memfokuskan kegiatannya selama tiga hari, Kamis 7-9 Februari 2019. Di hari pertama akan dilaksanakan Seminar Jurnalisme Kemaritiman di Era Revolusi 4.0. Sebagai keynote speaker, akan dihadirkan Menko Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan.

Di hari kedua akan dilaksanakan Seminar Peran GenPI dalam digitalisasi dunia pariwisata Indonesia, dengan menghadirkan Keynote Speaker Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

“Dan hari terakhir merupakan Puncak Hari Pers Nasional 2019 ditutup dengan Gebyar Pesona Hari Pers Nasional dengan menghadirkan musisi local, nasional, atraksi kesenian, bazar, Foodtruck, serta Foodcourt,” ujar Alqi.

Hadirnya SMSI di HPN 2019 Jatim memberikan nuansa baru bagi event tahunan segenap insan pers Indonesia ini. Yaitu dengan mengedepankan digital modern concept sebagai generasi baru pers kekinian.

Ketua Umum SMSI, Auri Jaya mengatakan, kehadiran SMSI untuk pertama kalinya pada gelaran hari bersejarah bagi segenap insan pers tersebut. Diharapkan mampu memberikan warna tersendiri dari kegiatan lainnya.

“Sudah waktunya bagi kita para wartawan dan perusahaan pers untuk selalu peka terhadap perkembangan zaman, makanya kegiatan SMSI nanti akan bernuansa digital,” tutur Auri.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya menyambut baik dan mendukung rencana gelaran Hari Pers Nasional tahun 2019. Menurutnya, sektor ekonomi kerakyatan adalah penopang utama dari ramainya wisata.

“Banyak potensi wisata tersebar di Jawa Timur. Wisata ini bahkan beberapa diantaranya sudah dikenal publik. Yang dekat itu ada Jawa Timur Park di Malang, kalau yang agak jauh kan ada Banyuwangi,” ungkap Menpar Arief Yahya.

HPN 2019 juga akan memberikan tamasya kepada seluruh peserta yang tidak lain adalah wartawan dari Sabang hingga Merauke. Hal ini pun kembali diapresiasi Menpar Arief Yahya. Dia berharap tamasya wartawan di HPN 2019 dapat membantu mengeksplorasi dan mengenalkan potensi wisata Jawa Timur.

“Nanti bisa kita laksanakan, itu bagus karena kan yang hadir adalah wartawan jadi kita buat semacam film trip wisata,” pungkas Menpar Arief Yahya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here