Lombok Sumbawa Great Sale Awali Rangkaian Event Pariwisata NTB 2019

0
44

LIPUTAN1.COM, LOMBOK – Nusa Tenggara Barat mulai bersiap menjaring wisatawan tahun 2019. Beragam event telah disiapkan dan telah di-launching akhir Desember lalu di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Event pertama yang akan digelar adalah Lombok Sumbawa Great Sale.

Kadispar Prov NTB Lalu M Faozal mengatakan, Great Sale sudah memasuki pelaksanaan tahun ke-3.

“Tahun ini, kita akan melakukan pembenahan agar lebih baik dari tahun tahun sebelumnya. Khususnya, dalam managemen tenant sampai pada distribusi informasi kepada publik,” tutur Faozal, Jumat (11/1).

Dijelaskannya, great sale tahun ini akan ditangani dengan lebih baik agar spektakuler. Dan, makin banyak tenant yang terlibat. Sehingga omset yang diraih selama event berlangsung bisa langsung di-publish.

“Hal ini penting mengingat tujuan dari great sale lebih pada menggerakkan perekonomian NTB. Caranya, melalui kedatangan wisatawan dan belanja lokal di industri pariwisata dan industri penunjang lainnya,” paparnya.

Tahun ini, target great sale minimal akan melibatkan 100 tenant. Target omset secara komulatif minimal Rp 25 M. Untuk itu, great sale juga melibatkan hotel, transpot, travel, rumah makan, cafe, pusat oleh oleh, dan berbagai jenis usaha lainnya seperti ritel dan penyedia jasa lainnya

Diskon yang ditawarkan juga spektakuler, Up To 70%. Belum lagi akan diramaikan dengan berbagai kuis, khususnya di media sosial. Kupon belanja akan berlaku disemua merchand dengan minimal belanja 100 ribu dan berlaku kelipatannya. Grand Prize undian kupon tahun ini adalah Paket Umroh

“Lombok Sumbawa Great Sale diharapkan akan jadi momentum untuk pariwisata sekaligus perekonomian NTB. Kami Dinas Pariwisata akan berkolaborasi dengan Dinas lainnya serta industri pariwisata dan juga asosiasi. Saat ini kami masih dalam tahap pengumpulan tenant dan penjajakan kerjasama ke berbagai partner seperti perbankan sampai pada industri penerbangan,” tutur Faozal.

Ia pun berharap event ini mendapat dukungan dari pihak pihak terkait. Juga dari masyarakat secara khusus agar bahu membahu membangun kembali pariwisata dan ekonomi NTB. Terlebih dua sektor ini sempat lesu akibat bencana gempa bumi Agustus lalu

“Pariwisata Lombok Sumbawa saat ini masih dalam tahap recovery pasca gempa Agustus 2018. Dukungan event menjadi salah satu strategi ampuh dalam mendorong kedatangan wisatawan ke Lombok dan Sumbawa,” tegas Faozal.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat mendukung berbagai upaya untuk memulihkan NTB dari gempa bumi.

“Kita akan selalu mendukung upaya pemulihan di Lombok. Sejak awal, Kementerian Pariwisata sudah komit terhadap recovery. Tahun 2019, pariwisata Lombok pasti bangkit kembali, dan akan kembali diramaikan oleh wisatawan mancanegara,” katanya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here