Proliga Bergulir Lebih Awal, Hindari Pilpres Dan Pileg

0
22

Liputan1.com, JAKARTA- Kabar gembira bagi pecinta olahraga bola voli, pasalnya Kompetisi bola voli tertinggi di Tanah Air, Proliga 2019 segera diputar. Sesuai jadwal, ajang tersebut akan digulirkan mulai 7 Desember – 24 Februari mendatang.

Kompetisi segera bergulir pada Desember dikarenakan menghindari pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg). Hal ini di sampaikan oleh Direktur Proliga Hanny Surkatty. Kita menghormati adanya pelaksanaan Pilpres dan Pileg pada bulan April 2019. Makanya waktunya lebih awal,” ujar Hanny pada acara kick-off Proliga 2019 di Jakarta, Rabu (28/11).

GOR Amongrogo Yogyakarta akan menjadi awal digelarnya Proliga yaitu, 7-9 Desember 2018. Partai final juga akan di GOR tersebut pada 24 Februari 2019. Dipilihnya Yogyakarta sebagai tempat awal laga dan partai final, ujar Hanny, lantaran masyarakat di Kota Gudeg cukup antusias terhadap olahraga voli. Selain itu, GOR Amongrogo juga memiliki kapasitas yang memadai hingga 5.000 ribu kursi. “Sesungguhnya ada tempat lain yang akan kami pilih sebagai alternatif, yaitu GOR Jatidiri Semarang. Namun kami tunggu sampai saat ini renovasinya belum selesai. Lalu kenapa tidak di Istora Senayan? Biayanya mahal. Jika dibandingkan dengan di Jogja bisa 20 kali lipat biayanya. Mending yang 19 kali lipatnya buat biaya pembinaan,” ungkap Hanny.

Tim-tim tersebut akan bersaing di sembilan kota. Selain Yogyakarta, mereka akan berlaga diĀ GOR Tridharma Gresik (14-16 Desember 2018), GOR C’Tra Arena Bandung (21-23 Desember 2018), untuk putaran pertama.

Kemudian dilanjut dengan putaran kedua di Gedung PSCC Palembang (11-13 Januari 2019), GOR Bulutangkis Pekanbaru (18-20 Januari 2019), dan GOR Sritex Arena (25-27 Januari 2019). Dan kemudian dilanjutkan dengan final four pertama di GOR Joyoboyo Kediri (8-10 Februari 2019), final four kedua di GOR Ken Arok Malang (15 -17 Februari 2019). Adapun grand final di GOR Amongrogo diselenggarakan pada 23 dan 24 Februari 2019. “Pelaksanaan final menjadi dua hari disebabkan adanya minat penonton yang begitu membludak selama pada laga final sebelumnya di Yogyakarta. Dengan adanya final dua hari ini diharapkan penonton terbagi dua, Sabtu dan Minggu,” ungkap Hanny.

Dalam Kompetisi Proliga 2019 ini diikuti lima tim putri dan enam tim putra. Lima tim putri yaitu Jakarta Pertamina Energi, Jakarta PGN Popsivo Polwan, Bandung Bank bjb Pakuan, Jakarta BNI 46, dan Jakarta Elektrik PLN. Sedangkan enam tim putra adalah Surabaya Bhayangkara Samator, Palembang Bank Sumse Babel, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta BNI 46, Jakarta Garuda, Sidoarjo Aneka Gas Industri. Dua tim yang disebut terakhir merupakan pendatang baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here