Wanita Cantik ini Ditemukan Membusuk di Lemari

0
1249

Wanita Cantik ini Ditemukan Membusuk di Lemari

Mayat wanita cantik bernama Ciktuti Iin Puspita (22) ditemukan membusuk di lemar indekosnya di Jalan Mampang Prapatan VIII Gang Senang Komplek Bapenas RT 03 RW 01, Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (20/11/2018).

Iin Puspita adalah pemandu lagu (PL) di salah satu tempaat karaoke di Jakarta. Wanita muda asal Palembang tersebut dihabisi oleh sepasang kekasih, Yustian (24) dan Nissa Reggina (17).

Menurut pengakuan pelaku, Iin Puspita dibunuh pada Senin 19 November 2018, sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu korban pulang ke kosnya sambil marah-marah. Korban lalu bertengkar dengan Nissa Reggina.

Pacar Nissa Reggina, Yustian emosi mendengar pertengkaran tersebut. Yustian langsung memukul korban menggunakan palu yang berada di dalam kamar. Korban terkapar bersimbah darah.

Melihat korban tewas, Yustian memasukkan jasad korban ke dalam lemari. Kedua pelaku kemudian kabur dari kos tersebut. Keduanya melarikan diri ke Jambi.

Namun hanya dalam hitungan jam, polisi berhasil menangkap pelaku. Pasangan kekasih ini dibekuk anggota Polres Merangin, Jambi. Kedua pelaku ditangkat saat hendak melarikan diri dari Jambi ke Padang, Sumatera Barat menggunakan Bus, Selasa (20/11).

Dalam pemeriksaan awal di Polres Merangin, Yustian mengaku telah membunuh korban lantaran kesal dengan sikap korban yang telah membohongi kekasihnya.

Yustian dan Nissa Reggin, pelaku pembunuhan Iin Puspita. Istimewa
Yustian dan Nissa Reggin, pelaku pembunuhan Iin Puspita. Istimewa
Pelaku menghabisi korban dengan cara dipukul di bagian kepala hingga luka parah dan kehabisan darah. Korban kemudian dimasukan ke dalam lemari pakaian hingga membusuk.

“Korban menipu pacar saya. Saya kesal. Kala itu pacar saya bekerja dan dijanjikan uang cash sebesar Rp1,8 juta, namun hanya di kasih 500 ribu sama korban,” ujar Yustian.

Kekesalan Yustian semakin memuncak ketika mendengar cerita korban telah mencekoki kekasihnya dengan ineks.

“Kekesalan saya memuncak pacar saya dicekokin inex oleh korban, tambah pula korban marah-marah sesampai di kos-kosan. Di sana timbul niat saya untuk membunuh korban,” pungkas Yustian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here