Lion Air Membawa 188 Penumpang dan Crew Jatuh

0
76
Istimewa

Pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karwang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018), mengangkut 188 orang yang terdiri dari 181 penumpang dan tujuh kru. Dalam pesawat rute Jakarta – Pangkal Pinang itu ada pejabat, pegawai Kementrian Keuangan, satu anak-anak dan dua bayi.
Petugas VTS Tanjung Priok, Suyadi mengatakan kapal pertama yang menelusuri perairan Karawang menemukan serpihan-serpihan pesawat dan potongan tubuh. “Dari olah kapal pertama melihat serpihan-serpihan, ada potongan kaki,” kata Suyadi saat dihubungi merdeka.com.

Tentang jumlah penumpang yang diangkut pesawaat naas itu, Kepala Bagian Kerja Sama dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemhub Sindu Rahayu menyatakan ada 188 orang. “Pesawat itu membawa 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak dan 2 bayi dengan 2 Pilot dan 5 FA (flight attendant) sampai saat ini telah hilang kontak selama kurang lebih 3 jam,” kata Sindu Rahayu melalui pernyataan tertulis.

Dalam bagian lain Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyebut sejumlah pejabat berada di Pesawat Lion Air yang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat. “Ada beberapa anggota DPRD dan ada beberapa pejabat pemerintahan, kepolisian karena ini hari Senin mulai kerja. Ada juga dari BPK,” kata Erzaldi di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Senin (29/10/2018), seperti dilansir merdeka.com.

Namun, Erzaldi, belum bisa memastikan nama para pejabat dalam pesawat tersebut. Alasannya, manifes para penumpang Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 itu masih berada di Jakarta. “Kita belum tahu tapi saya sudah mengecek, untuk pastinya kita tunggu saja. Jadi kita mohon sabar. Kita tunggu saja karena manifesnya ada di Jakarta,” ujar dia.

Menurut Erzaldi, untuk memudahkan informasi pihaknya mendirikan posko pengaduan di Bandara Depati Amir. “Usaha kami pertama adalah menenangkan keluarga korban yang sudah menunggu. Untuk sementara kami kontak setelah mendapat jelas dulu dipastikan, kami akan konperensi pers kembali untuk sekarang untuk posko kita sudah dirikan di ruang karantina bagi keluarga yang menjemput,” kata Erzaldi.

Sementara itu Kasubdit Humas DJP Ani Natalia mengemukakan, sebanyak 20 Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tercatat menjadi penumpang pesawat Lion Air JT 610. ‎Dari jumlah tersebut, 12 orang diantaranya merupakan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang berasal dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pangkal Pinang dan KPP Pratama Bangka.

“12 nama pegawai DJP yang diinfokan ada di pesawat Lion Air JT 610 adalah pegawai KPP Pratama Pangkal Pinang dan KPP Pratama Bangka,” ujar Ani Natalia di Jakarta, Senin (29/10/2018).

Selain dari DJP, pegawai Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). “Kami masih menunggu info. Kita doakan semoga semua penumpang dan awal kapal selamat,” ujarnya. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here