Sri Mulyani Terpilih Sebagai Menteri Keuangan Terbaik Tahun 2018 versi Global Market

0
53
Sri Mulyani Terpilih Sebagai Menteri Keuangan Terbaik Tahun 2018 versi Global Market

Sri Mulyani Terpilih Sebagai Menteri Keuangan Terbaik Tahun 2018 versi Global Market

Menteri Keuangan (Menkeu) RI ini terpilih sebagai Menteri Keuangan terbaik Tahun 2018 versi majalah Global Markets. Anugerah Finance Minister of the Year East Asia Pacific ini diberikan karena kiprah Bendahara Negara tersebut dalam mempertahankan reputasi keuangan Indonesia di tengah kondisi yang lebih menantang, saat kembali menjabat Menkeu kedua kalinya.

Penghargaan ini diberikan di tengah Pertemuan Tahunan IMF-WBG Bali 2018. Global Markets adalah majalah berita terkemuka di bidang pasar ekonomi internasional yang 30 tahun terakhir telah menjadi salah satu acuan bagi para pelaku dan institusi di sektor ekonomi dan keuangan internasional.

Global Markets menilai Sri Mulyani mendapat tantangan terbesarnya saat datang kembali. Di mana perekonomian Indonesia menawarkan potensi besar tetapi memberikan beban persoalan yang serius bagi Kementerian Keuangan. Persoalan tersebut yakni pengumpulan pajak telah lama menjadi masalah Indonesia.

Menurut Global Markets, Sri Mulyani telah mengatasi dua persoalan, yaitu pengumpulan pajak dan penyerapan anggaran pemerintah. Pengumpulan pajak tahun lalu (2017) mencapai 91% dari target, meningkat dari dua tahun sebelumnya yang sebesar 83%.

Peningkatan ini didorong kebijakan amnesti pajak yang membantu manarik kembali kekayaan Indonesia di luar negeri ke Tanah Air. Sementara belanja pemerintah tumbuh cepat dalam tiga tahun sejak 2017, mencapai 21,1% dari PDB. Sedangkan serapan APBN meningkat dari 73% pada tahun 2016 menjadi 97% pada tahun 2017, jadi level tertinggi dalam enam tahun terakhir.

“Bagi kami, reformasi di bidang perpajakan bukanlah kemewahan maupun pilihan. Itu adalah keharusan. Kita bersama dengan komunitas global berkomitmen dengan automatic exchange of information (AEOI) dan berkoordinasi dengan negara-negara untuk menghindari BEPS (Base Erotion and Profit Shifting). Kita terus berupaya meningkatkan kepatuhan pembayar pajak di Indonesia. Tidak ada negosiasi,” ujar Sri Mulyani saat menerima penghargaan di Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018).

Menurut Sri Mulyani, kebijakan fiskal dan anggaran negara merupakan dua alat fundamental Kementerian Keuangan untuk mengarahkan pembangunan ekonomi, maka harus dapat dipercaya dan menjadi tulang punggung reformasi kebijakan.

Malalui sinergi dan dukungan berbagai pemangku kepentingan, reformasi fiskal dapat dipertahankan dalam tiga aspek penting dari anggaran negara Indonesia, yaitu pendapatan, pengeluaran, dan pembiayaan. Semua itu bertujuan untuk membangun anggaran negara yang lebih sehat, penuh kehati-hatian, dan lebih produktif.

Selain itu Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, juga berperan untuk mengurangi kemiskinan, isu yang menjadi perhatian besarnya. Tingkat kemiskinan turun 0,6% antara September 2016 hingga September 2017, penurunan terbesar dalam lima tahun terakhir.

“Kita terus memastikan pengelolaan anggaran yang baik, kredibel, akuntabel dan prudent. Anggaran kita susun untuk mencapai tujuan pembangunan. Pengelolaan anggaran juga dilakukan secara prudent, dan lebih kreatif dalam mencari sumber pembiayaan,” kata dia.

Dia menjelaskan, anggaran digunakan untuk memberikan stimulus dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar tidak selalu bergantung pada anggaran pusat. “Tantangan kita adalah untuk menjaga akuntabilitas, kehati-hatian dan keberlanjutan anggaran,” tambahnya.

Disisi lain Global Markets menilai saat ini Sri Mulyani tengah menghadapi masa sulit, bagaimana mendorong investasi infrastruktur, sementara menjaga keuangan negara tetap stabil. Karena kebutuhan untuk investasi infrastruktur berarti defisit fiskal yang menyusut, sesuatu yang oleh sebagian besar menteri-menteri keuangan sebenarnya dilihat sebagai noda terhadap keuangan pemerintah.

Dalam kesempatan itu Sri Mulyani juga menegaskan, terhadap tantangan di tahun depan yang lebih berat seperti nilai tukar, tekanan perang dagang dan sebagainya. Indonesia akan tunjukan dengan anggaran yang akuntabel, kredibel dan sustainable. Indonesia akan wujudkan dengan peningkatan kualitas sunber daya manusia yang berkesinambungan.

Sri Mulyani sebelumnya juga telah memperoleh beberapa penghargaan seperti Menteri Keuangan terbaik Asia 2006 oleh Emerging Markets Forum di Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF yang berlangsung di Singapura.

Selain itu penghargaan sebagai Menteri Keuangan terbaik 2006 oleh majalah Euromoney, wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes 2008, dan terakhir dinobatkan sebagai menteri terbaik dunia pada World Government Summit di Dubai, Februari 2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here