Sandi Akui Mahar Rp 1 Trilyun itu Untuk Biaya Kampanye

0
1833
Sandi Akui Mahar Rp 1 Trilyun itu Untuk Biaya Kampanye

Sandi Akui Mahar Rp 1 Trilyun itu Untuk Biaya Kampanye

Hal ini ditegaskan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief

Andi Arief mengatakan bahwa pernyataannya tentang mahar Rp500 miliar telah diakui calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno.

Menurut Andi Arief, terkait pernyataannya ihwal Sandiaga akan memberikan sejumlah uang kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) bukanlah mengada-ngada.

“Apa yang saya sampaikan itulah yang sebenernya, bukan mengada- ada,” kicau Andi Arief dalam Twitternya, Minggu (12/8).

Andi Arief mengatakan bahwa Sandiaga telah mengakui uang yang akan diberikan kepada PKS dan PAN untuk biaya kampanye. Bahkan ia melampirkan salah satu pemberitaan di media massa dengan judul ‘Sandi Sebut Mahar Rp1 Triliun untuk Kampanye’ sebagai penguat pernyataannya.

“Soal Mahar entah dalam bentuk penaklukan atau kampanye sudah diakui Sandi Uno,” ujar Andi.

Karena itu, Andi mengatakan, kepada pihak yang sebelumnya menghujatnya tidak perlu meminta maaf. Namun ia meminta kepada penghujat untuk mengintropeksi diri.

“Pimpinan PAN dan PKS yang telah menghujat saya tak perlu minta maaf pada saya, tapi saya anjurkan lihat muka di cermin,” ujar Andi Arief.

Sebelumnya, Andi Arief menuding Sandi memberikan uang sebanyak Rp 500 miliar kepada PAN dan PKS demi mengusungnya menjadi cawapres mendampingi Prabowo.

“Sandi Uno yang sanggup membayar PAN dan PKS masing-masing Rp 500 miliar menjadi pilihannya untuk cawapres,” kata Andi kepada wartawan, Rabu (8/8).

“Di luar dugaan kami ternyata Prabowo mementingkan uang ketimbang jalan perjuangan yang benar. Benar-benar jenderal di luar dugaan,” tandasnya.

Kini, Sandiaga telah secara resmi menjadi pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mendatang, setelah pasangan yang diusung oleh Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, dan Partai Berkarya itu mendaftar ke KPU pada Jumat (10/8).[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here