Salah Satu Pengebom Gereja Surabaya Drop Out dari Unair

0
28
Salah Satu Pengebom Gereja Surabaya Drop Out dari Unair

Salah Satu Pengebom Gereja Surabaya Drop Out dari Unair

Pihak Universitas Airlangga (Unair) menjelaskan keterkaitan pengebom gereja di Surabaya, Dita Oepriarto (47), dengan kampus. Dita telah lama dikeluarkan oleh pihak kampus alias dropout (DO).

“Yang bersangkutan TIDAK LULUS alias DO dari program tersebut dan hanya menempuh 47 SKS dengan IPK 1,47,” ujar Rektor Unair M. Nasih dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (14/5/2018).

Nasih menjelaskan Dita memang pernah terdaftar sebagai mahasiswa di kampus Unair Surabaya Fakultas Ekonomi. Dia mengikuti program studi manajemen pemasaran.

“Benar bahwa pelaku teror atas nama DITA OEPRIARTO pernah terdaftar dan kuliah di Fakultas Ekonomi UNAIR dengan NIM 049114141P,” kata Nasih.

Namun, selama berada di kampus, Dita dikenal tidak aktif mengikuti kegiatan kampus. Termasuk kegiatan keagamaan.

“Yang bersangkutan juga tidak pernah aktif di kegiatan organisasi mahasiswa, baik di senat mahasiswa maupun unit kegiatan mahasiswa, termasuk kelompok kajian di masjid kampus. Jadi sangat tidak relevan jika publik mengkaitkan perilaku teror bom Surabaya dengan institusi Universitas Airlangga,” ucap Nasih.

Dita meledakkan bom di Gereja Pantekosta, Minggu (13/4), sambil mengemudikan mobil Toyota Avanza. Sebelumnya, Dita mengantar istri, Puji Kuswati (43), dan dua anak perempuannya, FS (12) dan FR (9), ke GKI Jl Diponegoro, serta dua anak laki-lakinya, YF (18) dan FA (16), ke Gereja Santa Maria Tak Bercela di kawasan Ngagel. Mereka tewas setelah melakukan aksi bom bunuh diri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here