MA Tolak PK Ahok

0
351
MA Tolak PK Ahok

Liputan1.com-MA Tolak PK Ahok

Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali (PK) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Putusan itu diketok secara bulat oleh Artidjo Alkostar, Salman Luthan dan Margiatmo.

Penolakan atas PK Ahok itu ditetapkan oleh majelis hakim yang terdiri atas Artidjo Alkostar, Salman Luthan, dan Sumardjiatmo, Senin, 26 Maret 2018.

“Sudah diputus. Hasilnya menolak,” kata juru bicara MA hakim agung Suhadi saat dikonformasi detikcom, Senin (26/3/2018).

Perkara nomor 11 PK/PID/2018 masuk kualifikasi penodaan agama. Perkara itu masuk ke MA pada 7 Maret 2018. Duduk sebagai ketua majelis Artidjo Alkostar dengan anggota hakim agung Salman Luthan dan hakim agung Margiatmo.

“Baru saja diketok,” ujar Suhadi.

Sebagaimana diketahui, Ahok divonis 2 tahun penjara oleh PN Jakut. Ia terbukti menista agama dalam sebuah pidato di Kepulauan Seribu. Ia mengajukan PK ke PN Jakut, salah satu memori PK-nya adalah vonis yang diterima Buni Yani.

Ahok saat ini sedang menjalani hukuman dua tahun penjara setelah pada Mei 2017 lalu dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama terkait sebuah pidatonya di Kepulauan Seribu.

Dalam pidatonya, bulan September 2016, Ahok menyebut dia tak keberatan jika ada yang “dibohongi pakai Al Maidah” agar tidak memilihnya dalam Pilkada DKI Jakarta.

Namun video yang tersebar meluas adalah yang sudah diedit oleh seorang dosen bernama Buni Yani, yang belakangan diganjar hukuman 1,5 tahun penjara karena melanggar Pasal 32 ayat 1 UU ITE terkait mengubah informasi elektronik.

Vonis atas Buni Yani inilah yang menjadi salah satu alasan bagi Ahok untuk mengajukan Peninjauan Kembali ke Mahkaham Agung.

Selain itu, kuasa hukum Ahok, Josefina Agatha Syukur, menjelaskan kepada BBC Indonesia akhir Februari lalu bahwa keputusan atas Ahok dijatuhkan hakim dalam keadaan ‘khilaf’.

Dalam gugatan PK ke Mahkamah Agung, kubu Ahok mengajukan tujuh alasan, seperti dijelaskan Fifi Lety Indra, kuasa hukum lainnya yang juga merupakan adik kandung Ahok.

“Salah satu alasan penahanan adalah bahwa terdakwa ditakutkan mengulangi perbuatannya. Tapi tidak diuraikan kenapa Ahok harus ditahan seketika itu juga. Padahal saat itu Ahok menyatakan banding,” kata Fifi usai sidang PK pada 26 Februari lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here