GenPI Rayakan HUT ke-54 Provinsi Lampung di Pasar Tahura Pesawaran

0
306
Istimewa

Liputan1.com-GenPI Rayakan HUT ke-54 Provinsi Lampung di Pasar Tahura Pesawaran

HUT ke-54 Provinsi Lampung, 18 Maret lalu, tidak dilewatkan begitu saja oleh Generasi Pesona Indonesia (GenPI). Bertempat di Pasar Tahura, Pesawaran, GenPI Lampung ikut merayakan HUT dengan potong tumpeng, Minggu (25/3). Pengunjung pun diajak berpartisipasi.

“Ulang tahun ke-54 Provinsi Lampung sebenarnya jatuh pada 18 Maret 2018. Walaupun telat satu minggu lebih, akan tetapi tim Pasar Tahura selalu bersemangat, dan sangat antusias mengadakan acara pemotongan nasi tumpeng ini,” Jelas salah satu penggerak Pasar Tahura, Vidi Afry.

Bukan hanya anak-anak GenPI saja yang antusias. Pedagang dan warga sekitar pun turut meramaikan acara potong tumpeng ini. Bahkan, Camat Teluk Pandan, Muhammad Yuliardi. Beliau turut menyapa pengurus Pasar Tahura, pedagang dan pengunjung.

Potongan nasi tumpeng pertama dilakukan Muhammad Yuliardi. Potongan itu diberikan kepada salah satu pengunjung Pasar Tahura. Yaitu wisatawan asal Jawa Barat.

Setelah itu, seluruh pengunjung dan pedagang di Pasar Tahura menikmati nasi tumpeng bersama-sama. Tentu saja sambil menikmati alunan musik. Ditambah kesejukan udara di Pasar Tahura.

Yuliardi mengaku sangat mendukung kegiatan Pasar Tahura yang digerakkan oleh komunitas relawan pariwisata, GenPI Lampung ini. Apalagi, Pasar Tahura terletak di jalur wisata. Dan, fasilitas di pasar digital ini juga mendukung.

“Yang bikin kalian menang, kalian (GenPI Lampung) adalah sebuah komunitas yang sudah konsen di pariwisata. tinggal bagaimana promosinya,” ujar Yuliardi.

Yuliardi menambahkan, kata kuncinya cuma satu, yaitu inovasi. Untuk itu, ia meminta anak-anak GenPI Lampung tidak berhenti sampai di sini. Harus dilakukan inovasi untuk memancing animo pengunjung.

“Setiap minggunya harus ada inovasi baru. Pasar Tahura ini sudah bagus karena ada live musik dan juga spot untuk kulineran di tengah sungai,” tutur Yuliardi.

Sedangkan PIC Pasar Tahura, Bagus Lianto Pratomo mengatakan, selain nasi tumpeng, pengunjung juga menikmati makanan seperti pecel, bakso, somay, dugan, aneka kripik, pandap, bakso ikan tuhuk (blue marlin), segubal yang dijual masyarakat di Pasar Tahura.

“Mereka menikmati santapan tradisional itu di atas aliran sungai yang masih jernih. Kita memang sengaja menyiapkan meja makan di atas aliran sungai. Mereka bisa menikmati makanannya sambil refleksi merendam kaki di aliran sungai,” kata Bagus.

Spot-spot foto unik yang disediakan anak-anak GenPI Lampung juga masih diburu. Pengunjung rela antre untuk berselfie ria atau foto rame-rame. Setelah itu, mereka sibuk mempostingnya ke akun media sosial masing-masing dengan fasilitas WiFi yang disediakan di Pasar Tahura ini.

“Spot foto di sini memang paling banyak diminati pengunjung. Setiap minggu selalu antre. Karena itu kita terus upayakan perbanyak spot foto yang unik lainnya,” ungkap Bagus.

Menteri Pariwisata Arief Yahya senang destinasi digital ini sudah sesuai dengan visi dan misinya, yaitu menjadi destinasi digital. Karena itu harus didukung jaringan koneksi internet yang bagus.

“Semua harus seperti yang diinginkan para anak muda ini. Internet dan drive itu harus bagus. Semua piranti harus memudahkan mereka memuatnya di digital media. Dan melihat berbagai peluang dan perkembangan ke depan, kami yakin konsep destinasi digital ini bertahan untuk waktu yang panjang,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menambahkan, destinasi digital didesain untuk memenuhi kebutuhan keinginan eksistensi para generasi milenial. Artinya, lokasi destinasi digital memang didesain untuk memenuhi keinginan swafoto dengan background yang unik menarik.

“Generasi milenial selalu ingin mempromosikan diri bahkan hanya sekedar narsis di dunia maya. Mereka lebih banyak hidup dengan gadget. Tempat untuk destinasi digital itu yang penting indah saat difoto. Tapi, yang jelas konsepnya harus mendatangkan keuntungan ekonomi. Event-event GenPI itu selalu berhasil,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here