Siap-siap, Pameran ArtJog Kembali Hadir

0
91

LIPUTAN1.COM–Yogyakarta dikenal sebagai gudangnya seniman. Nah, jika kamu ingin tahu apa saja karya seniman di sini, datanglah antara 4 Mei hingga 4 Juni nanti. Atau saat ArtJog 2018 digelar, di Museum Nasional Jogja.

ArtJog adalah pameran karya seni tahunan. Tahun 2018, ArtJog memasuki pelaksanaan ke-11. Dalam event ini, para seniman akan mengajak publik untuk melihat segala sesuatu dengan cara yang berbeda. Yaitu dari sisi seni karya puluhan seniman lokal dan mancanegara.

“Ini adalah upaya kami untuk mengubah mindset para penikmat karya seni. Lewat berbagai karya, mengajak penonton agar lebih open minded dan bijak dalam melihat permasalahan,” ujar kurator ArtJog, Bambang ‘Toko’ Witjaksono, Selasa (13/3).

Bambang mengatakan, ArtJog selalu diminati seniman luar negeri. Para kolektor seni dan eksekutif galeri dari beberapa negara di seluruh dunia juga akan menghadiri.

Hal itu tidak lepas karena kejelian kurator dan keragaman karya seni di ArtJog. Alhasil, acara tahunan itu menjadi momen berburu bagi kolektor karya seni.

Tahun ini, panitia ArtJog menyiapkan anggaran Rp 5 miliar untuk suksesnya acara tersebut. Bambang yakin anggaran itu tidak akan sia-sia. Karena, ArtJog menjadi etalase bagi para seniman untuk menarik pembeli.

Asal tahu saja, pada ArtJog 2017, terjadi transaksi hingga lebih dari Rp 5 miliar.

“Semua karya di ArtJog dijual tidak dengan harga fix. Di hari pertama sudah terjadi tawar menawar, meskipun kesepakatan biasanya terjadi di akhir pameran. Pasar seni Indonesia memang lesu, tapi tidak demikian di luar negeri,” kata dia sambil menyebut kebanyakan para pembeli berasal dari Eropa, Australia, Hong Kong, Singapura dan Jepang.

Bambang mengungkapkan, proses untuk penyaringan karya yang akan ditampilkan di ArtJog sudah dilakukan sejak Desember 2017. Panitia mulai memilih tema dan menyebarluaskannya kepada seniman. Kemudian mereka menyebarkan undangan di komunitas seni. Begitu karya masuk, para kurator sudah mulai menyeleksi.

Sebagian besar karya yang ditampilkan ArtJog merupakan karya seniman muda di bawah usia 33 tahun. Menurut Bambang, seniman muda selalu inovatif. Mereka berani mendobrak hal-hal yang dianggap wajar oleh kebanyakan orang.
Selain menampilkan karya para seniman, ArtJog juga memberikan penghargaan bagi mereka yang dinamakan Young Artist Award. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi pada seniman muda di bawah usia 33 tahun.

Penghargaan ini selain untuk mengapresiasi seniman muda, juga untuk menyemangati seniman-seniman muda lainnya untuk berani muncul.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, ArtJog ini sudah memenuhi syarat top-3 important message, dan sudah menggunakan standar event internasional. Hal ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), agar persiapan harus benar-benar matang dilakukan dari jauh-jauh hari.

“Tetapkan kurator event, management dan promosi terukur, sehingga penetapan CoE yang tepat waktu itu menjadi hal yang wajib. Event harus sustainable, dengan menerapkan pengelolaan pre-event, on event, dan post event karena berkaitan dengan dukungan para sponsor agar profitable dan benefitable bagi sponsor nantinya,” tutur Menpar.

“Sehingga, penyelenggaraan event benar-benar berkualitas. Tidak asal-asalan sehingga tidak memberikan efek apapun pada ekonomi masyarakat,” sambungnya.

Menpar Arief Yahya menyambut baik ajang ArtJog. Menurut Menpar, kegiatan ini menjadi kesempatan besar bagi Indonesia untuk menunjukkan berbagai karya seni terbaik ke masyarakat dunia.

Dari sisi faktor sukses penyelenggaraan sebelumnya, Menpar melihat dengan banyaknya karya seni yang ditampilkan, penting untuk dapat menghadirkan filosofi dari karya seni tersebut. Hal itu agar publik internasional, mengerti maksud atau makna atas sajian seni yang ditampilkan.

“Jadi penting untuk sebelum ditampilkan, disampaikan sinopsis singkat mengenai makna dari karya seni tersebut. Hal ini penting karena di dunia pariwisata ada tiga hal yang dapat “dijual”. Yakni product, process dan philosophy,” pungkas Menpar Arief Yahya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here