Horee, Istri Melahirkan Suami Dapat Cuti

0
68
Horee, Istri Melahirkan Suami Dapat Cuti

Liputan1.com-Horee, Istri Melahirkan Suami Dapat Cuti

Keputusan ini dikeluarkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam peraturan nomor 24/2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti PNS yang isinya memberikan cuti kepada aparatur sipil negara (ASN) laki-laki.

Kabiro Humas BKN Mohammad Ridwan menyatakan, peraturan itu menjadi turunan impelementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11/2017 tentang Manajemen PNS. PP itu dirasa terlalu ala kadarnya dan terlalu luas mengenai peraturan cuti.

“Sekarang, kami buat lebih humanis dengan disertakan contoh-contohnya. Salah satu yang digunakan itu kewajiban mendampingi pasangan sah ketika melahirkan,” terang Ridwan saat seperti dikutip dari JawaPos.com.

Isi petikan cuti dalam Peraturan BKN tersebut yakni: PNS laki-laki yang isterinya melahirkan/operasi caesar dapat diberikan cuti karena alasan penting dengan melampirkan surat keterangan rawat inap dari Unit Pelayanan Kesehatan.

Ridwan menambahkan, ketentuan pemberian cuti itu tidak menyebutkan berapa bulan, namun hanya bersifat situasional. Pada implementasinya, atasan dapat langsung mengizinkan atau tidak PNS mendapat Cuti Alasan Penting (CAP).

“Yang bisa buktikan itu, surat keterangan dari rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menyatakan istrinya akan melahirkan dan butuh pendampingan. Di sana harus tercantum tempat dan waktu PNS tersebut mendampingi istrinya,” ujarnya.

Sebagai contoh, jika seorang istri PNS melahirkan, maka PNS tersebut diberikan izin mendampingi ibu dari anak-anaknya. Namun waktu bisa dua atau tiga hari. Kalau istrinya sudah bisa ditinggal bekerja, maka ASN tersebut harus masuk kantor.

“Atasan juga bisa memberikan hukuman disiplin kalau misalnya setelah 3 -4 hari seharusnya sudah pulang dan oke. Tapi masih izin cuti, ya itu dihukum aja. Jangan sampai disalahgunakan,” imbuhnya.

Lebih jauh di dalam Peraturan BKN itu menyenbutkan, selama PNS pria mendampingi istrinya melahirkan, mereka masih mendapatkan haknya berupa gaji pokok, tunjangan jabatan, tunjangan keluarga, dan tunjangan lainnya sesuai aturan berlaku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here