Investor Butuh Kepastian Keamanan

0
98
Istimewa

LIPUTAN1.COM, SOLO-Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Solo menyatakan investor butuh kepastian keamanan dalam menjalankan usaha mereka.

“Tahun depan adalah tahun politik. Kalau tidak dikelola dengan baik maka akan menjadi kontraproduktif,” kata Kepala BI Kanwil Solo Bandoe Widiarto di Solo, Senin (18/12/2017)

Ia mengatakan dalam hal ini pemerintah harus melakukan relaksasi mengenai kepastian usaha.

“Paling tidak pernyataan bahwa situasi keamanan akan kondusif. Dengan begitu investor juga akan lebih merasa nyaman,” katanya.

Terkait hal itu, Bandoe memprediksi tahun politik pada 2018 tidak akan berdampak negatif bagi geliat sektor industri mengingat sejauh ini pemerintah telah memberikan banyak kebijakan yang bersifat proinvestasi.

“Seperti kebijakan deregulasi yang menjadi solusi dari banyaknya peraturan yang tumpang tindih. Bahkan mengenai kepastian usaha, Indonesia berhasil memperbaiki peringkat dari peringkat ke-92 naik menjadi ke-72,” katanya.

Menurut dia, jika tidak ada kepastian usaha di dalam negeri maka investor akan enggan untuk datang. Pada akhirnya kondisi tersebut berdampak negatif bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Di sini kepala daerah juga harus turut serta memberikan ‘trust’ kepada investor. Baik dari sisi keamanan maupun hukum,” katanya seperti dilansir Antara.

Sementara itu, dengan sejumlah langkah kebijakan yang telah dilakukan oleh pemerintah, pihaknya optimistis kondisi perekonomian di dalam negeri akan terus membaik.

“Khusus di Soloraya kami optimistis pertumbuhan ekonomi pada tahun depan bisa di angka 5,2-5,6 persen dengan tingkat inflasi 3,5 +/- 1 persen,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here