Ini Layanan yang Disiapkan AP II Saat Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru

0
235
IStimewa
LIPUTAN1.COM, JAKARTA – PT Angkasa Pura II (Persero) dipastikan siap melayani penumpang pesawat di seluruh bandara yang dikelola pada masa angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Sinergi dengan maskapai, Bea Cukai, Imigrasi, TNI dan Polri, Karantina, serta Otoritas Bandara, langsung intens dilakukan.
“Kita terus tingkatkan sinergi dengan stakeholder seperti maskapai, Bea Cukai, Imigrasi, TNI dan Polri, Karantina, serta Otoritas Bandara. Ini untuk memastikan kelancaran operasional bandara dan penerbangan termasuk saat masa angkutan Natal dan Tahun Baru,” ujar Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin, Jumat (8/12).
Awaluddin memaparkan, pada Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, sejumlah bandara di lingkungan AP II sudah siap menghadapi lonjakan penumpang. Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam kondisi ready. Begitu juga Terminal Baru Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung, Bandara Sultan Thaha Jambi dan juga Terminal Baru Bandara Silangit yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo.
“Kami meyakini terminal-terminal baru ini akan berdampak positif dalam meningkatkan pelayanan. Khususnya dalam hal kapasitas daya tampung penumpang pada masa peak season seperti di akhir tahun,” kata Awaluddin.
Untuk memudahkan mobilitas, penumpang pesawat dapat mengakses berbagai informasi penerbangan, tenant komersial di terminal, dan informasi-informasi penting lainnya via digital. Layanannya dipastikan tersedia di aplikasi Indonesia Airports. Dan aplikasinya bisa diunduh melalui Google Playstore.
“Aplikasi ini adalah layanan kami guna meningkatkan pelayanan sebagai Smart Airport. Bagi penumpang yang melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini juga dapat menikmati layanan konektivitas WiFi super cepat hingga 50 Mbps,” jelas Awaluddin.
Pengembangan lain yang sedang dilakukan AP II adalah digitalisasi bandara. Salah satunya mengintegrasikan semua layanan check-in otomatis dalam mesin self check-in. Layanan ini akan efektif mengurai antrean panjang check in penumpang.
“Saat ini ada 38 unit mesin self check-in yang beroperasi di Terminal 3 untuk melayani penumpang Garuda Indonesia. Ada pula 12 unit self check-in di Terminal 1 C untuk penumpang Batik Air. Nantinya menyusul maskapai lain terintegrasi dalam sistem tersebut,” tambah Awaluddin.
Awaluddin mengaku akan turun langsung untuk memastikan digitalisasi bandara ini berjalan lancar. Menurutnya, transformasi digital di perusahaan mapan harus dipimpin langsung oleh pemimpin puncak perusahaan atau CEO. “Transformasi ini tidak bisa didelegasikan karena proses yang berlangsung diawali dari penyusunan strategi perusahaan,” ujarnya.
Awaluddin mengatakan, transformasi digital kadangkala tidak bisa berjalan dengan lancar di perusahaan. Sebab, transformasi itu sendiri tidak pernah masuk di dalam strategi perusahaan.
“Mereka memiliki uang, mereka mampu membeli infrastruktur, tetapi ternyata tidak bisa melakukan transformasi karena transformasi itu sendiri tidak pernah masuk dalam strategi perusahaan,” katanya.
Nah, di masa angkutan Natal dan Tahun Baru diperkirakan pergerakan penumpang di 13 bandara di lingkungan AP II meningkat. Periode sibuknya diprediksi mulai dari 22 Desember 2017 hingga 4 Januari 2018. Total pergerakan penumpangnya? Naik 11% bila dibanding 2016. Untuk Januari-Desember 2017, angkanya mencapai 103,34 juta penumpang.
“Arus puncak sendiri diperkirakan pada 23 Desember 2017. Sementara arus balik bertepatan pada Tahun Baru 1 Januari 2018. Penumpang pesawat kami imbau agar tiba lebih awal di bandara guna menghindari kepadatan di akses menuju bandara,” pungkasnya.
Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap wisatawan bisa menikmati liburan panjang Natal dan Tahun Baru yang menyenangkan bersama keluarga, sanak famili, handai tolan, dan kerabat karib. Dia mengimbau agar wisatawan sudah mempersuapkannya jauh hari. Karena biasanya semua hotel di hampir semua kota pariwisata sold out.
“Kalau tidak sedari sekarang mencari hotel dan akomodasi, hampir pasti Anda akan menyesal  karena tidak akan mendapatkannya,” ujar Menpar Arief Yahya.
Menteri Arief juga tak lupa mengajak para wisatawan untuk mengupload foto-foto liburan di sosial media. Jangan lupa, tambahkan hastag #pesonaindonesia dan #wonderfulindonesia agar promosi dan gaung pariwisata Indonesia makin mendunia.
“Jangan lupa rekam dan posting keseruan liburannya ke media sosial masing-masing. Tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia itu aman, tertib, bersih, sejuk, orangnya ramah dan mempesona,” tuturnya.
Terakhir yang tak kalah penting, Arief mengimbau soal kebersihan di tempat wisata. Alangkah baiknya wisatawan yang liburan akhir tahun, tetap menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kalau tempat wisatanya bersih, pengunjung lain dan turis mancanegara pasti akan merasa nyaman.
“Saya mengimbau dan mengajak partisipasi masyarakat untuk bersama-sama tertib dan menjaga kebersihan selama berwisata,” pungkas pria kelahiran Banyuwangi tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here