Menpora Ajak Pemuda Kritis Terhadap Tantangan Millenials

0
454
Istimewa
LIPUTAN1.COM, SIDORARJO-Anda termasuk generasi milenial yang peduli akan dunia sosial media ? Kalau iya, buruan saja datang ke acara talkshow “101 Wajah Media Sosial: Tantangan Millenials” yang diselenggarakan oleh Kemenpora dalam rangka Kirab Pemuda 2017 di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) Kampus 1, Jalan Mojopahit 666 B, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (2/12) siang.
Beberapa narasumber menarik akan hadir pada acara ini diantaranya, Kapten tim Persebaya Rendy Irawan, Kapten Tim Persib Atep, Kapten Arema Dendy Santoso, Pemain Peersija Gunawan Dwi Cahyo, Kolonel Penerbang, Agung Sasongko Jati, Media Sosial TNI AU, Jurnalis Kompas TV Timothy Marbun, dan yang tidak ketinggalan dihadiri langsung Menpora Imam Nahrawi sebagai nara sumber. Acarapun semakin menarik dengan hadirnya Stand Up Comedy oleh Rigen dan dimoderatori oleh Valentino ‘Jebret’ Simanjuntak.
Mengulas tentang perkembangan teknologi digital yang begitu pesat semakin memudahkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memanipulasi massa dan menciptakan berita yang tidak benar (hoax) dan bagaimana memberdayakan masyarakat supaya lebih kritis ketika menerima informasi? Dengan melihat sumber berita, memperhatikan foto/video yang belum tentu asli, dan membaca keseluruhan berita terlebih dahulu sebelum “percaya dan share”. Untuk bicara masalah tersebut nanti akan dijawab langsung oleh Kolonel Penerbang, Agung Sasongko Jati, Media Sosial TNI AU.
Sementara, haruskah pemerintah Indonesia campur tangan “memberantas” berita bohong khusunya berita pemuda dan olahraga? Untuk masalah ini nanti Menpora yang akan secara blak-blak an menjelaskan langsung posisi pemerintah menghadapi hoax dan bagaimana memanfaatkan media sosialnya untuk berkomunikasi dengan publik dan para pemangku kepentingan di bidang pemuda dan olahraga.
Yang tak kalah seru, dalam dunia sepak bola salah satunya, perbedaan pendapat dan percekcokan antar suporter klub sepak bola kerap terjadi. Tak jarang berbuntut pada insiden atau tawuran. Tak sedikit pula yang harus kehilangan nyawa. Sejauh mana para pesepakbola memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan pesan positif dan perdamaian antar supporter olahraga dan mencegah terjadinya penyebaran berita palsu (hoax). Jadi tunggu apalagi, silahkan datang ke acara ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here