Gowes Toba Samosir 2017 Sukses Eksplorasi Keindahan Danau Toba 

0
606

LIPUTAN1.COM, SAMOSIR – Danau Toba semakin dipenuhi berbagai aktivitas dan event-event menarik yang menarik minat para wisatawan. Salah satunya Gowes Samosir 2017 yang berlangsung sukses, Minggu (19/11) di Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Sekitar 500 peserta meramaikan ajang dengan konsep fun bike ini. Tujuanya jelas, mengeksplorasi keindahan Danau Toba. Danau terluas di Asia Tenggara yang mencapai 1.145 kilometer persegi dengan kedalaman 450 meter. Ukurannya melebih luas satu negara Singapura. Menjadi atraksi yang memantik penasaran wisatawan.

Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti mengatakan, event pariwisata yang dipadukan kegiatan olahraga ini menjadi salah satu event pariwisata unggulan. Karena dapat menjaring tidak hanya wisatawan domestik, tapi juga wisatawan mancanegara.

“Untuk dapat menikmati keindahan Danau Toba dan Pulau Samosir dengan cara yang unik dan berbeda. Buktinya, peserta yang datang dari mancanegara dan nusantara sangat terlihat antusias dan menikmati indahnya Samosir dan Danau Toba,” ujar Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Buatan Ni Putu Gayatri.

“Gowes Samosir 2017” dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan mengambil titik start dan finish di Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir. Tepatnya di depan Hotel Lopo Internasional Tomok. Sepanjang 13,5 kilometer jalur yang dilahap, para pegowes diajak mengeksplorasi keindahan Danau Toba melalui Liberta, Siallagan dan Ambarita. Lokasinya sangat indah dengan udara yang sejuk. 

Esthy mengatakan, Kementerian Pariwisata mengedepankan strategi branding dan selling. Gowes Samosir 2017 ini pula menjadi strategi untuk mempromosikan Pesona Indonesia secara massif kepada masyarakat yang berkunjung ke event ini.

“Melalui branding ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia untuk melakukan perjalanan wisata di dalam negeri terutama untuk mengunjungi Provinsi Sumatera Utara,” jelas Esthy.

Lebih lanjut Ni Putu Gayatri menjelaskan, pelaksanaan kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir ini juga bertujuan memperkenalkan aset wisata alam serta potensi daya tarik wisata di Provinsi Sumatera Utara. Juga memperkenalkan keanekaragaman seni dan budaya dari masing-masing Kabupaten/Kota di Sumatera Utara.

“Tidak ketinggalan memberikan sarana hiburan dan rekreasi kepada masyarakat Provinsi Sumatera Utara maupun wisatawan domestik dan mancanegara,” ujar Gayatri.Direktur Utama (Dirut) Badan Otoritas Pariwisata Danau Toba (BOPDT) Arie Prasetyo menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat berlangsung setiap tahun.

“Ini merupakan momentum yang sangat baik. Danau Toba sudah semakin ramai dan banyak wisman dari Singapura yang datang sebagai dampak dibukanya bandara Silangit menjadi Bandara internasional,” ujar Arie.Samosir merupakan salah satu desinasi yang harus ditingkatkan lagi atraksinya. Mengingat Samosir memiliki seni dan budaya yang kuat.

“Hotel-hotel sudah banyak dan infrastruktur juga sudah didukung dengan baik. Mari bersama kita membangun Danau Toba,” ujarnya.Kawasan yang saat ini sedang dikembangkan menjadi 10 Bali baru tersebut memang menawarkan sensasi wisata yang berbeda. Alamnya yang indah, air Danau Toba yang jernih dan dingin ditambah dengan suasana santai menjadikannya tempat yang pas untuk melaksanakan event sport tourism.

Toba juga tempat untuk menikmati keramah tamahan dan keunikan Suku Batak Toba, budaya mereka terjaga dengan baik. Rumah asli orang Batak Toba, Pulau Samosir memiliki banyak jejak tradisi kuno termasuk kuburan batu dan desa-desa tradisional.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan, kegiatan itu sebagai salah satu promosi Danau Toba sebagai salah satu dari 10 destinasi pariwisata prioritas unggulan Indonesia.

“Saat ini telah dibuka sejumlah akses yang mempermudah wisatawan datang. Seperti Bandara Silangit Siborong-borong, pengembangan jalur outer ringroad dari Kualanamu, serta sejumlah resort. Tinggal mengemas atraksinya menjadi kelas dunia dan terus dijaga kebersihannya,” ujar Menpar Arief Yahya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here