Kenali Efek Tertawa Berlebihan Bagi Tubuh

0
506
Istimewa

LIPUTAN1.COM-Tertawa merupakan refleks tubuh ketika mendapati suatu hal yang lucu atau bersifat humor. Efek yang ditimbulkan adalah orang tersebut akan merasa bahagia. Berbagai penelitian telah dilakukan terhadap manfaat tertawa. Secara medis tertawa dapat meningkatkan kesehatan organ jantung, meningkatkan harapan hidup dan mengurangi rasa sakit.

Ketika seseorang tertawa maka otot-otot wajah akan mengendur dan akan melepaskan hormon neurotransmiter serta melepaskan hormon adrenalin. Namun zat ini tidak selamanya bersifat baik, apabila dalam kadar yang berlebihan akan menjadi racun dan membahayakan oragan tubuh khususnya jantung. Selain itu, berkurangnya hormon eniferin dan kortisol yang bisa menghalangi penyembuhan penyakit.

Pada saat tertawa kondisi emosi sangat kuat, irama jantung tidak normal. Kemudian fungsi otak pun bereaksi lain, karena saat tubuh merasakan perasaan yang ekstrem, bagian otak yang bertanggung jawab untuk merespon akan lari melawan ancaman dari luar otomatis aktif. Hal inilah yang menyebkan beberapa kasus kematian yang disebabkan oleh tertawa.

Fakta menunjukkan seorang audiolog asal Denmark, Ole Bentzen meninggal dunia setelah menonton tayangan sebuah film ‘A Fish Called Wanda’, film serial komedi ini menyebabkan Bentzen tertawa terbahak-bahak, meskipun tidak diketahui adegan mana yang membuatnya tertawa hingga detak jantungnya tercatat meningkat hingga 300 beat per menit yang kemudian menyababkan ia terkena serangan jantung.

Selain penyakit jantung tertawa berlebihan juga bisa menyebabkan penyakit hernia. Penyakit yang disebabkan oleh gangguan pada daerah perut dengan isi yang keluar berupa bagian dari usus ini akan merasakan nyeri pada bagian perut bagian bawah. Nyeri bagian perut yang disebabkan karena melemahnya lapisan otot dinding perut.

Mengapa tertawa bisa menyebabkan hernia? Selama tertawa, perut akan menimbulkan kontraksi dengan otot dan menyebabkan tekanan pada dinding perut lebih kuat. Karena tekanan itu akibatnya usus akan tertekan dan menonjol pada bagian bawah perut, itulah yang menyebabkan hernia. Apabila sudah terkena hernia, maka akan kesulitan untuk tertawa. Selain rasa sakit yang dirasakan saat tertawa, kemungkinan komplikasi pada perut akan terjadi dan dapat menyebabkan kematian akibat kurangnya pasokan darah ke usus.

Meskipun ada sebagian orang yang mampu hidup dengan baik-baik saja setelah mengidap penyakit hernia, namun penyakit tidak bisa diabaikan begitu saja. Akan lebih baik mencegah daripada mengobati. Cegah hal-hal yang menyebabkan timbulnya penyakit baru, dimulai dari hal-hal kecil.

Pada dasarnya tertawa memang bukan hal yang buruk, tetapi jika tertawa itu berlebihan dan sampai terpingkal-pingkalĀ  dalam ritme waktu yang cukup lama hingga kesulitan untuk bernafas maka perlu dikontrol. Sesuatu hal yang berlebihan itu memang tidak baik. Tertawalah sewajarnya saja!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here