Status Gunung Agung Diturunkan Dari Awas Menjadi Siaga

0
329
Istimewa

LIPUTAN1.COM, BALI-Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan status Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, dari level IV (Awas) menjadi level III (Siaga).

Kepala PVMBG, Kasbani mengatakan, status aktivitas Gunung Agung yang berada di Kabupaten Karangasem, Bali, diturunkan menjadi siaga. Hal tersebut berdasarkan pengamatan dari beberapa indikator selama sembilan hari terakhir, aktivitas vulkanik Gunung Agung mengalami penurunan.

“Perubahan status berdasarkan hasil pengamatan yang ada menunjukkan aktivitas kegempaan menurun cukup drastis selama sembilan hari terakhir,” ujar Kepala PVMBG Kasbani di Pos Pengamatan Gunung Agung di Desa Rendang, Kabupaten Karangasem, Minggu (29/10).

Namun, kata Kasbani, meskipun status Gunung Agung diturunkan menjadi level siaga, aktivitas vulkanik Gunung Agung belum mereda sepenuhnya dan masih memiliki potensi untuk meletus.

Sejak Agustus 2017 aktifitas Gunung Agung semakin meningkat. PVMBG menaikkan status Gunung Agung dari level I (Normal) ke level II (Waspada). Meningkatnya intensitas gempa, pada 18 September 2017 membuat status Gunung Agung ditingkatkan dari level II (Waspada) ke level III (Siaga).

Hingga pada 22 September 2017 pukul 20.30 Wita, status Gunung Agung ditingkatkan lagi dari level III (Siaga) ke level IV (Awas).

Namun, Mulai tanggal 20-23 Oktober, aktivitas kegempaan Gunung Agung mengalami penurunan meski masih fluktuatif. Selanjutnya mulai 23-29 Oktober 2017, aktivitas Gunung Agung terus mengalami penurunan drastis.

“Aktivitas Gunung Agung sejak 20 Oktober 2017 menurun drastis. Selama tiga hari sejak 20 Oktober mengalami penurunan meski masih fluktuatif. Selanjutnya selama enam hari ke belakang, turunnya pelan dan cenderung turun,” kata Kasbani saat memberikan keterangan resmi di Pos Pengamatan Gunung Api Agung.

Seiring dengan turunnya status Gunung Agung, maka membuat radius bahaya diturunkan dari 9 km menjadi 6 km dengan sektoral berkurang dari 12 km menjadi 7,5 km. Baik warga maupun wisatawan dilarang untuk beraktivitas pada radius tersebut.

“Atas dasar itu, mulai hari ini pukul 16.00 WITA, status Gunung Agung kami turunkan dari level IV (awas) menjadi level III (siaga). Zona bahaya dari 9 kilometer dengan sektoral 12 kilometer saat awas kini menjadi 6 kilometer dengan sektoral 7,5 kilometer,” ungkap Kasbani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here