Martina Hingis Kembali Pensiun

0
541
Istimewa

LIPUTAN1.COM, SINGAPURA-WTA Finals di Singapura pekan ini menjadi ajang terakhir yang sedianya diikuti Martina Hingis. Petenis asal Swiss itu nyatakan pensiun dalam konferensi pers kamis lalu (26/10). Penampilan di nomor ganda bersama Chan Yung-Jan akan menjadi laga pamungkasnya.

“Saya rasa ini saat yang paling tepat. Kamu tahu kapan ingin berhenti saat berada diatas,” ujar petenis 37 tahun itu.

Bukan kejutan jika menilik usia mantan petenis nomor 1 dunia tersebut. Tak mengejutkan pula karena untuk ketiga kalinya Hingis nyatakan tak akan lagi turun di kompetisi tenis professional.

Hingis pertama kalinya pensiun di tahun 2003 karena cedera. Saat itu ia sudah mengoleksi 5 gelar Grand Slam termasuk Wimbledon dan US Open.

Tiga tahun setelahnya, Hingis comeback dan mencoba nomor ganda dan campuran. Kala itu hanya setahun saja pasca pensiun pertama, ia kembali nyatakan gantung raket setelah terbukti gunakan narkoba. Ia juga dikenai larangan bertanding dua tahun.

Butuh enam tahun kali ini untuk Hingis kembali. Tahun 2013 Hingis mantapkan karirnya di nomor ganda. Tak sia-sia ia mengumpulkan 4 trofi untuk ganda putri dan 6 grand slam di Ganda campuran di periode 2015-2017.

Bolak balik Hingia di dunia tenis menjadi pembuktian tegas dalam 23 karirnya.
“Ini bukan selamat tinggal. Dari sejarah sudah dibuktikan saya tidak bisa jauh dari tenis, ” tambah Hingis dalam deklarasi pensiun yang ditulisnya.

Tahun 2017 menjadi catatan manis dengan menjuarai Wimbledon bersama Jamie Murray dan US open.

Buku prestasinya ditutup dengan catatan 25 gelar grand slam. Dunia tenis pun menanti langkah Martina Hingis selanjutnya yang meski pensiun tetap tak ingin jauh dari tenis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here