Bupati Nganjuk Tertangkap Tangan Oleh KPK

0
326
Istimewa

LIPUTAN1.COM, JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang berhasil menangkap Bupati Nganjuk Taufiqurrahman pada Rabu (25/10).

Selain mengamankan sejumlah orang, dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Nganjuk dan Jakarta penyidik KPK juga menyita uang sebagai barang bukti suap. Taufiqurrahman dan sejumlah orang yang kini tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di Polres Nganjuk.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan operasi tangkap tangan (OOT) yang dilakukan KPK kepada Bupati Nganjuk Taufiqurrahman dan adanya uang yang turut disita.

“‎Ada barang bukti uang yang kami sita, dalam mata uang rupiah. Untuk jumlah pastinya berapa saat ini masih dalam proses penghitungan,” papar Febri di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

KPK masih terus melakukan pendalaman kasus. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status yang bersangkutan.

Sebelumnya Taufiqurrahman pernah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 6 Desember 2016 terkait terlibat dalam kasus di lima proyek.

Proyek tersebut yaitu pembangunan Jembatan Kedung Ingas, proyek rehabilitasi saluran Melilir Nganjuk, proyek perbaikan jalan Sukomoro sampai Kecubung, proyek rehabilitasi saluran Ganggang Malang, dan proyek pemeliharaan berkala Jalan Ngangkrek ke Blora di Kabupaten Nganjuk.

Namun, Taufiq lolos dari jerat hukum terkait dugaan tindak pidana korupsi lima proyek pembangunan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada 2009.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada 6 Maret 2017 menerima sebagian permohonan praperadilan Taufiq yang saat itu sudah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka.

Taufiqurrahman adalah kader PDIP yang menjabat sebagai Bupati Nganjuk dua periode, yakni pada 2008-2013 dan 2013-2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here