Perhelatan Piala Dunia 2018 Mendapat Ancaman dari ISIS

0
288
Istimewa

LIPUTAN1.COM-Jelang perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia yang diselenggarakan pada 14 Juni hingga 15 Juli mendatang diterpa kabar mengerikan, setelah pihak ISIS mengeluarkan ancaman.

Pada Rabu (25/10/2017), ancaman itu disampaikan ISIS melalui sebuah poster mengerikan, dan meminta agar Piala Dunia 2018 tidak diadakan.

Poster itu memperlihatkan Lionel Messi menangis darah dari balik jeruji. ISIS merilis gambar tersebut di saluran propaganda milik kelompok teroris. Bertujuan untuk mengancam para fans dan pemain sepak bola.

Teror tersebut diunggah oleh Wafa Media Foundation, salah satu jaringan propaganda milik ISIS.

Poster yang memperlihatkan Lionel Messi menangis darah dari balik jeruji bertuliskan, “Anda sedang melawan sebuah negara yang tidak memiliki kata gagal dalam kamusnya.”

Ancaman itu dikeluarkan di tengah kehancuran ISIS setelah mereka berhasil diusir dari Raqqa, kota yang mereka klaim sebagai pusat pemerintahan organisasi teroris.

Ini merupakan ancaman langsung kedua ISIS dalam waktu satu minggu terhadap para penggemar Piala Dunia. Ancaman pertama memperlihatkan logo Rusia 2018 bersamaan dengan militan bersenjata berpose di sampingnya dengan kata-kata “Wait For Us” dalam bahasa Arab.

Pihak berwenang memperlakukan ancaman terhadap pesta sepak bola dunia musim panas mendatang dengan serius, karena setiap bagian-bagian Rusia dipenuhi dengan orang-orang fanatik ISIS.

Pemberontak di Chechnya yang mayoritas muslim telah beralih ke ideologi ISIS dan diduga berada di balik serangkaian serangan mematikan di negara tersebut.

Pada April 2017 lalu, 14 orang tewas ketika sebuah bom diledakkan di kereta bawah tanah yang penuh sesak di St Petersburg.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here