Kemenpora Yakin Tim Pelajar Asahan U-16 Berprestasi di Barcelona

0
357
Istimewa

LIPUTAN1.COM, JAKARTA-Setelah sukses menjadi yang terbaik di kompetisi pelajar Sumatera Utara, tim Asahan U-16 dipastikan mewakili Indonesia di Tournament Football Internasional Barcelona Cup 2017.

Hal ini disambut positif Deputi III Kemenpora Bidang Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta didampingi Asisten Deputi III Kemenpora Bidang Sentra dan SKO, Teguh Raharjo saat melepas Tim Pelajar Asahan U-16 di Kantor Kemenpora, Rabu (25/10).

Menurut Isnanta pihaknya berharap agar para pemain yang memperkuat tim Pelajar Asahan U-16 ini menjadi motivasi baru untuk pemain muda Indonesia lainnya agar terus berprestasi maksimal.

“Harapan kita pertama memancing semua kabupaten/kota di Indonesia yang punya kekuatan finansial, punya pembinaan bagus untuk berpikir go International. Jangan berpikir lokal menjadi yang terbaik di kabupaten itu. Ada peluang untuk meningkatkan kualitas skillnya ke mancanegara, tidak tanggung-tanggung seperti ke Spanyol, apalagi kiblatnya Indonesia adalah sepak bola Spanyol dan dari situ dia akan banyak belajar nanti, belajar bagaimana membangun sebuah tim, mendidik dari generasi paling awal generasi muda, kemudian bagaimana memanage pertandingan disana, terutamanya mengasah ilmu dalam keterampilan yang standar-standar Eropa,” kata Isnanta.

Tercatat tim Pelajar Asahan U-16 berada berkekuatan 17 pemain dan untuk menghadapi kejuaraan di Spanyol tersebut, para pemain telah melakukan persiapan selama 10 di Malang. Nanti selama mengikuti Tournament Football Internasional Barcelona Cup 2017,
tim Pelajar Asahan U-16 berada di grup A bersama Fortuna FF (Swedia), Klemetsrud (Norwegia), Newbridge Town (Irlandia) dan Taby FK (Catalan).

“Kemenpora berharap para pemain menorehkan prestasi danĀ  juara memang target tetapi yang paling utama bagi kita adalah anak-anak ini memahami sepak bola untuk standar internasional itu semacam apa. Jadi dari pintas kabupaten langsung ke pintas dunia itu harapan kita. Kami pun optimis disana masih bisa mengimbangi karena untuk juara menurut saya sebetulnya berat kalo hitungan matematikanya tetapi dari sisi semangatnya kami juga sangat apresiasi yang luar biasa,” tambah Isnanta.

Sementara itu, Teguh Raharjo menilai pembinaan sepak bola sudah selayaknya terus dikembangkan secara menyeluruh oleh semua pihak, sehingga regenerasi terus terlahir untuk dukungan timnas Indonesia.

“Tentunya perhatian pembinaan dilakukan semua pihak, Kemenpora dalam hal ini sangat mendukung dan menyamput positif, apalagi para pemain yang terpilih saat ini telah dibina untuk menghadapi perhelatan internasional di Spanyol. Dengan pengalaman berharga ini para pemain akan mendapatkan pengetahuan yang penting kedepannya,” tutur Teguh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here