Presiden Jokowi Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus di NTT

0
678
Istimewa

LIPUTAN1.COM, NTT- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat tepat di hari tiga tahun usia pemerintahannya, Jumat (20/10/2017).

Acara peresmian diawali dengan sambutan dari Menko Perekonomian Darmin Nasution yang mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengembangkan berbagai infraskturktur fisik yang menyebar secara nasional.

“Bukan hanya fisik, tapi pemerintah juga mengembangkan infrastruktur industri sekurang-kurangnya ada tiga macam, yakni kawasan industri karena di infrastruktur sebenarnya untuk perindustrian, kedua KEK dan ketiga kawasan strategis pariwisata nasional,” kata Darmin.

Ia menambahkan Mandalika merupakan lokasi KEK yang sekaligus dijadikan kawasan strategis pariwisata nasional oleh pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Berbagai upaya ini sangat diperlukan karena msyarakat kita sangat membutuhkan infrastruktur dan basis untuk berusaha pemerintah dengan bekerja sama bersama pemda dalam rangka mendorong pengembangan KEK, kawasan industri dan kawasan strategis pariwisata nasional,” ujarnya.

Hingga saat ini, lanjut Darmin, terdapat 12 KEK yang telah ditetapkan. Delapan KEK akan fokus kepada industri manufaktur dan empat KEK fokus pada aspek kepariwisataan.

“Dari 12 KEK itu sebanyakan 4 KEK beroperasi Sei Mangkei, Tanjung Lesung, Palu dan pagi ini Presiden meresmikan beroperasinya KEK Mandalika. Diharapkan sampai akhir tahun akan terdapat KEK lagi beroperasi, yaitu KEK Lhokseumawe dan Galang Batang di Bintan. Enam KEK lainnya baru akan beroperasi pada pertengahan thn pertama 2018,” jelasnya.

Darmin menuturkan, aliran investasi pada Juli 2017 komitmen investasi sebesar Rp221 triliun ke 12 KEK. Ia mengharapkan pada tahun 2030 KEK dapat menarik investasi sebesar Rp726 triliun.

“Pembangunan dan pengelola Mandalika adalah PT Indonesia Tourism Development, difokuskan pada kegiatan utama pariwisata. Bahkan, diproyeksikan akan memiliki 10 ribu kamar hotel dengan target 2000 kamar hotel 2019, sirkuit balap kelas dunia, convention center dan tujuh hotel yang diperkirakan akan sudah terealisasi pada 2019,” paparnya.

Ia menambahkan, salah satu hal yang menjadi perhatian untuk masyarakat setempat adalah agar KEK Mandalika dapat dimaksimalkan keberadaannya dan terus dikembangkan.

“Manfaat bagi masyarakat sebelulnya sudah terlihat bertumbuh pesat di luar kawasan. Sebelum kawasannya berkembang, masyarakatnya sudah mulai mengembangkan homestay, cafe dan industri creative. Perlu penataan dan standar yang baik agar menjadi lingkungan yang menarik bagi pengembangan KEK Mandalika,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here