Sebelum Start di Istano Basa Pagaruyung, Peserta TdS 2017 Akan Dihibur Armand Maulana

0
308
Istimewa
LIPUTAN1.COM, JAKARTA – Pehelatan akbar sport tourism internasional Tour de Singkarak (TdS) 2017 bakal digelar pada 18-26 November 2017 akan mengambil start dari Kota Batusangka Kabupaten Tanah Datar. Di malam pembukaan nanti, atlet akan dihibur dengan penampilan Armand Maulana, vokalis Band Gigi.
“Start di Kota Batusangkar Kabupaten Tanah Datar dan finish di Kota Bukittinggi. Untuk di Batusangkar pemerintah daerah setempat sudah melakukan persiapan dengan matang,” ujar Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Selasa (17/10).
Irwan menjelaskan, TdS 2017 akan melewati  9 etape dengan jarak 1200 kilometer serta melintasi 18 Kabupaten di Sumatera Barat (Sumbar). Sebelum start pada (18/11) para atlit akan diajak makan bersama tradisi Minangkabau yaitu makan Bajamba di Istano Basa Pagaruyung sampil menikmati suara merdu Arman Maulana.
“Arsitektur rumah gadang di istana kerajaan yang berdiri pada abad ke-13 itu memiliki keunikan dan menjadi daya tarik pembalap dan penonton. Pemerintah kabupaten juga telah melakukan persiapan sejak sekarang. Misalnya menyiapkan jalur yang akan dilalui hingga tempat penginapan pembalap dan official,” katanya.
Sedangkan Kota Bukittinggi dipilih sebagai lokasi untuk finish agar memiliki suasana baru. Sebab, sejak tahun 2012, finish acara ini selalu dipusatkan di Kota Padang. Menurut Irwan, Bukittinggi sudah sering mengusulkan menjadi tempat start atau finish. Kota Wisata itu ditetapkan berdasarkan keputusan bersama Kementerian Pariwisata karena telah memenuhi persyaratan sebagai penyelenggaran finish.
“Biasanya finish-nya di Kota Padang. Namun hasil rapat memutuskan finish untuk tahun ini tidak lagi di Padang, tapi di Kota Bukittinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti  mengatakan, Tour de Singkarak tahun ini akan berbeda dari tahun sebelumnya. Untuk pesertanya sendiri yang sudah konfirmasi terdapat dari 30 Negara yang terdiri dari 20 tim (15 tim internasional dan 5 tim nasional).
“Setiap daerah yang akan dilalui tentu akan semua bersolek baik dari atraksi, akses menuju destinasi serta amenitas. Ini kesempatan dearah yang dilewati pembalap untuk mempromosikan daerahnya. Karena even TdS merupakan event internasional, media value-nya besar,” ujar Esthy.
Esthy juga menyebut, dampak TdS sangat terlihat setiap tahunnya. Terlihat dari pertumbahan ekonomi dan infrastruktur di Sumatera Barat sangat pesat. Tidak hanya itu, data mencatat jumlah kunjungan wisman dan wisnus di Sumbar selalu mengalami peningkatan, data kunjungan wisman tahun 2015 sebanyak 48.755, meningkat menjadi 49.686 wisman di tahun 2016. Untuk kunjungan wisnus tahun 2015 sebanyak 6.973.678 meningkat menjadi 7.343.282 wisnus di tahun 2016.
“Meskipun Sumbar beberapa kali mengalami terpaan bencana, TdS tetap mampu menjadi salah satu akselerator pemulihan ekonomi Sumatera Barat. Selama 9 tahun terakhir ini kita dapat melihat peningkatan yang luar biasa pembangunan infrastruktur, sarana prasarana, usaha dan fasilitas pariwisata di berbagai daerah di sumbar,” ucapnya.
Etape 1 TdS dimulai dari Tanah Datar menuju Kota Padang dengan panjang 109 km; etape 2 Pesisir Selatan–Sawahlunto sepanjang 155 km; dan etape 3, Muaro Sijunjung–Dharmasraya 129 km. Etape 4 Solok–Payakumbuh 106 km; etape 5 Kota Solok– Solok Selatan  152 km; dan etape 6 Kota Pariaman – Pasaman Barat 145 km. Sedangkan etape 7 50 Kota– Padang Panjang 112 km; etape8, Padang Pariaman–Agam 132 km; dan etape 9 Pasaman–Bukittinggi Loop 117 km.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi gelaran TdS 2017 kali ini. Dia meminta segera dilakukan promosi melalui digital marketing. “Nama Tour de Singkarak sudah mendunia. Dampak langsung dan media value-nya sangat tinggi. Kunci sukses penyelenggaraan event sport tourism adalah dalam berpromosi. Kegiatan launching  yang didahului pra event seperti ini promosi kreatif  untuk mensukseskan TdS 2017,” kata Menpar Arief Yahya.
Menpar Arief Yahya menambahkan, ada beberapa sport tourism di Indonesia yang mendunia seperti Tour de Singkarak (TdS), yang siap digelar dalam waktu dekat seperti Jakarta Marathon. “Dan nanti Asian Games yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 2018 mendatang. Silakan eksplor dan promosikan lewat digital,” ujar Menpar Arief Yahya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here