Kemenpora Berharap Perpres Pembubaran Satlak Prima Tidak Pengaruhi Kinerja Atlet

0
297
LIPUTAN1.COM, JAKARTA-Kemenpora melalui Sesmenpora Gatot S Dewa Broto memastikan Peraturan Presiden tentang Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo dan akan segera berjalan untuk persiapan Asian Games 2018.
Hal itu disampaikan Gatot S Dewa Broto yang didampingi Plt. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Yuni Poerwanti bersama Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman dan Anggota Dewan Satlak Prima Inugroho saat menggelar jumpa pers di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (19/10).
Menurut Gatot dengan ditandatanganinya oleh Presiden berarti didalam Perpres ini terdapat peralihan fungsi yang semula ada di Satlak Prima kembali ke Kemenpora dan induk cabang olahraga juga NPC, yang nantinya akan menyertakan KONI untuk membantu persiapan Asian Games 2018.
“Sesuai amanat di Perpres ini KONI diminta untuk membantu menteri dalam konteks pencapaian prestasi menjelang Asian Games 2018 dan kendala apa saja yang ada,” ujar Gatot.
Terkait pembubaran di Satlak Prima, Gatot menjelaskan bahwa anggota lain dan para staf yang ada di Satlak Prima akan segera memperoleh tugas lain setelah pihaknya berkoordinasi lebih lanjut.
“Kemenpora berharap pimpinan cabor tidak terpengaruh dan para atlet tetap berkonsentrasi untuk latihan. karena kami tegaskan KONI tidak mengambil alih Satlak Prima melainkan hanya membantu Menteri untuk kewajiban peningkatan prestasi olahraga, masih ada koordinasi lebih lanjut nantinya antara pemerintah dengan KONI agar terlihat mapingnya. Kemenpora dan KONI sesegera mungkin melakukan pendataan aset dan seluruh data pendukung yang menjadi kewenangan Kemenpora, Kemenpora dan KONI sesegera mungkin menyusun program perencanaan yang akan akan menjadi panduan panduan kegiatan induk organisasi, cabang olaharaga dan  NPC,” tambahnya.
Dengan perubahan ini, nantinya anggaran akan langsung dibebankan kepada PB cabang olahraga, karena mengacu pada Perpres dimana induk cabang olahraga memiliki kewenangan yang cukup dibandingkan sebelumnya artinya anggaran akan langsung dari Kemenpora ke induk cabang olahraga terkait.
“Harapannya, supaya tidak mengganggu persiapan atlet menuju Asian Games 2018. Mengingat waktu yang mepet, pemberlakukan isi Perpres tidak akan menunggu awal 2018. Kita akan segera melakukan percepatan untuk menindaklanjuti perubahan dalam substansi Perpres. Sedangkan fungsi optimalisasi pengawasan pengendalian dan evaluasi kemungkinan akan diambil alih KONI,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here