Usai Berbenturan, Nyawa Choirul Huda Tidak Bisa Diselamatkan

0
295
Istimewa

LIPUTAN1.COM, LAMONGAN-Kabar duka kembali menerpa persepakbolaan Indonesia, kali ini kabar tersebut datang dari kiper Persela Lamongan, Choirul Huda yang meninggal dunia saat melakoni pertandingan Liga 1.

Kiper senior Choirul Huda mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah dr Soegiri, Lamongan, Minggu (15/10) petang, setelah sebelumnya, Huda yang tampil di laga melawan Semen Padang, sempat terkapar lebih dulu setelah berbenturan dengan rekan satu timnya bek Ramon Rodrigues, saat mencoba menghalau bola yang sedang digiring pemain Semen Padang, pada masa injury time babak pertama.

Sempat meringis, tiba-tiba kiper berusia 38 tahun itu jatuh pingsan sehingga langsung dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan ambulans. Namun, Huda akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.15 WIB.

“Tadi pas dibawa ke rumah sakit masih bernafas. Tapi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 17.00 lewat. Analisis kami itu akibat benturan di kepala dan leher bagian belakang,” ucap dokter Zaki Mubarok, dokter dari RSUD dr Soegiri yang ikut membawa Huda dari stadion ke rumah sakit.

Huda bisa dibilang adalah legenda dari Persela. Mengingat, sepanjang kariernya dia hanya membela klub berjulukan Laskar Joko Tingkir tersebut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here