Kepolisian Investigasi Tindak Pengerusakan Kantor Kemendagri

0
263
Istimewa

LIPUTAN1.COM, JAKARTA-Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes  Argo Yuwono mengatakan, pihaknya sedang melakukan investigasi terhadap 15 orang yang diamankan terkait kericuhan yang terjadi di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri), Kamis (11/10/2017) sore.

“Sementara ini sedang kita lakukan investigasi kita tanyakan perannya seperti apa, apakah dia merusak pot atau menganiaya pegawai Kemendagri, sedang kita lakukan investigasi dan pendalaman,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Menurut Argo, bentrokan itu terjadi karena adanya kesalahpahaman, bukan karena aksi unjukrasa. Pasalnya, massa dari kelompok Barisan Merah Putih Tolikara tersebut sudah berada di Kemendagri selama dua bulan.

“Dia itu bukan demo ya, tetapi dia itu memang ada di Kemendagri berkaitan kasus di MK. Dia menjaga jangan sampai ada orang Papua yang datang ke Kemendagri, dia di situ. Dia sudah dua bulan di situ, menjaga jangan sampai ada orang Papua yang artinya datang ke Kemendagri, mantau saja,” jelas Argo.

Argo mengatakan, massa hanya ingin menemui Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, untuk membicarakan terkait sengketa pilkada di Tolikara.

“Ya, intinya yang bersangkutan pengin ketemu dengan Kemendagri, sudah sesuai tadi yang disampaikan Pak Mendagri sudah pernah ketemu, to. Kemudian Pak Mendagri mendelegasikan ke Dirjen Otda,” terangnya.

“Saat sudah, yang bersangkutan mau bertemu, tapi yang dari Kemendagri tidak bisa, kemudian saat Kemendagri ada waktu, yang dari anak-anak Papua ini tidak bisa bertemu, jadi komunikasinya miss saja,” Argo menambahkan.

Sementara itu, Argo menyebut bahwa ada 15 orang yang terluka akibat kericuhan tersebut. Lima orang dirawat di Rumah Sakit Angkatan Darat dan 10 orang dirawat di poliklinik Kemendagri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here